Haul Gus Kelik

Pembacaan Shalawat Iringi Peringatan Haul Ke-2 Gus Kelik Krapyak

Berita NU, BAGKITMEDIA.COM

BANTUL-Rabu (18/7), Keluarga besar Pondok Pesantren Yayasan Ali Maksum Krapyak Yogyakarta mengadakan pengajian akbar dan sholawat bersama dalam rangka haul Gus Rifqi Ali (Putra dari Mbah Ali Maksum). Acara ini juga dilangsungkan dalam rangka memperingati Haul Mbah Hasyimah (Istri Mbah Ali Maksum) sekaligus halal bi halal jam’iyyah diba’iyah bil mushtofa, yaitu jam’iyah yang selalu digiatkan oleh almarhum Gus Kelik setiap pekan malam kamis.

Sebelum acara ini berlangsung, dilangsungkan sima’an dan khotmil qur’an oleh para dzuriyah dan santri-santri yang berlangsung selama dua hari. Acara dihadiri oleh para dzuriyah, santri putra-putri Pondok Pesantren Krapyak, jam’iyah bil mushtofa, dan masyarakat sekitar. Acara ini dibuka dengan pembacaan sholawat maulid diba’iyah yang dipimpin oleh Gus Zaki Muhammad (Cucu Mbah Ali Maksum).

Kecintaan Gus Kelik kepada sholawat semasa hidupnya menjadikan haul ini diperingati dengan menggemakan sholawat bersama. Dengan rangkaian acara pembacaan tahlil yang dipimpin oleh KHR. Muhammad Najib Abdul Qodir Munawwir, dilanjutkan sambutan perwakilan dzuriyah oleh Gus Hilmy Muhammad.

Baca Juga >  PWNU Kalbar Selenggarakan Diskusi Dwi Mingguan Bersama Lembaga dan Banom

“Acara yg dihadiri jamaah bil mustofa, masyarakat juga santri dan santriwati ini juga menjadi bagian rutin pondok, sebagai tarhib kepada santri baru,” ungkap Gus Hilmy.

Acara puncak mau’idhoh hasanah pada kesempatan ini disampaikan oleh Habib Novel Al-aydrus dari Solo.

“Jika dalam diri kita ada hubungan dengan Rasulullah Muhammad Saw, ada hubungan dengan Rasulullah, dan  jika hubungan ini dihidupkan, maka kita akan menjadi manusia yang berubah, ruh kita bisa menyambung dengan Rasulullah Saw, dan kemudian jika sudah tersambung dengan Rasulullah, maka selesai, semuanya akan langsung terkoneksi. Barangsiapa yang ingin sukses dunia akhirat maka harus memperbanyak sholawat,” ungkap Habib Novel Al-aydrus dalam mau’idhohnya. (Lulu’/rk)