Islam
Ibu Nyai Khusnul Khotimah Warson ketika memberikan seperangkat alat sholat kepada Saiba
Berita

Mimpi Melihat Cahaya, Mahasiswi PGRI Yogyakarta Ini Putuskan Masuk Islam

Berita NU,  BANGKITMEDIA.COM

BANTUL-Hidayah bisa datang dari arah yang tidak bisa disangka-sangka, bahkan lewat mimpi sekali pun. Seorang mahasiswi Universitas PGRI Yogyakarta bernama Dinda Ratih Lusiana Dewi menyatakan diri memeluk agama Islam pada hari Kamis (10/05) di Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q Krapyak Yogyakarta setelah bermimpi melihat cahaya putih.

“Agustus tahun lalu, saya bermimpi ada cahaya putih dan seseorang yang memakai baju putih lalu mendekati cahaya tersebut. Saat saya berlari dan berusaha untuk menyentuh orang itu, saya tidak bisa menggapainya. Setelah bermimpi, setiap saya beribadah di gereja selalu ada perasaan yang kurang, hati tidak merasa damai, setiap mengikuti talent choir (menyanyi) di gereja saya merasa tidak bahagia,” ucap Dinda.

Puncaknya, lanjut Dinda, sebelum mbah kakung meninggal pada bulan Maret, Mbah kakung meminta untuk bertemu seorang kiai dan ingin masuk Islam. Dua hari setelah pembacaan syahadat, mbah kakung meninggal di rumah sakit.

“Setelah itu saya memantapkan hati untuk memeluk Islam tanpa paksaan dari siapa pun,” jelas Dinda

Pembacaan syahadat ini dipimpin oleh Ustadz Agus Najib dengan saksi KH. Kholid Arif Rozak, Ustadz Mawardi, Ibu Nyai Hj. Khusnul Khotimah Warson, Ibu Nyai Hj. Ati Luthfia Baiti dan seluruh santri putri Ponpes Al-Munawwir Komplek Q.

Setelah selesai pembacaan syahadat, Ibu Nyai Khusnul Khotimah Warson memberikan seperangkat alat sholat dan Al-Qur’an kepada Dinda serta mengganti namanya menjadi “Nusaiba Labibah”.

“Nusaiba adalah nama salah satu sahabat Nabi yang mengikuti perang Uhud. Dan Labibah artinya adalah cerdas. Kita do’akan semoga Nusaiba sehat, panjang umur, diberi keistiqomahan dan mau mengajak lainnya, karena ganjaran bagi orang yang mau mengajak saudaranya memeluk agama Islam adalah surga firdaus,” ucap Ibu Nyai Khusnul Khotimah Warson.

Dinda Ratih Lusiana Dewi yang sudah berganti nama menjadi Nusaiba Labibah memantapkan dirinya pula untuk belajar agama dan mengikuti serangkaian pengajian Ramadhan tahun 2018 di Ponpes Al-Munaawir Komplek Q, Krapyak, Yogyakarta. (Ayu/rk)

donasi bangkit

Advertisement

Fans Page

Advertisement