Pergi ke Madinah dalam Sekejap, Kisah Karomah Mbah Arwani dan Mbah Mansur

Menuju Madinah dalam Sekejap, Karomah Mbah Arwani dan Mbah Mansur

Posted on

Menuju Madinah dalam Sekejap, Karomah Mbah Arwani dan Mbah Mansur

KH. Mansur bin Hadi Popongan, Klaten adalah guru Thariqahnya Mbah Arwani Amin Kudus. Saat Mbah Mansur dirawat di sebuah Rumah Sakit di Kota Solo, Mbah Arwani menjenguk gurunya itu. Di sela-sela obrolan guru dan muridnya tersebut, tiba-tiba Mbah Mansur minta sesuatu kepada Mbah Arwani, “Arwani, saya ingin sekali makan kurma hijau, apa sampeyan bisa mencarikan untukku ?.”

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Dengan bergegas Mbah Arwani pun menyanggupi permintaan gurunya itu. Dalam sekejap, setelah Mbah Arwani keluar dari kamar tempat gurunya dirawat, Mbah Arwani langsung tiba di Kota Madinah Al-Munawwarah.

Setelah sampai di Madinah, Mbah Arwani pun langsung mencari kurma hijau di sebuah pasar Kota Madinah. Sehabis membeli kurma hijau, Mbah Arwani tidak ingin menyia-nyiakan waktunya untuk ziarah ke makam Rasulullah SAW dan shalat di Masjid Nabawi. Namun, baru beberapa rakaat shalat selesai didirikan, Mbah Arwani melihat gurunya sudah berada di belakangnya. Betapa kaget Mbah Arwani karena sudah disusul oleh gurunya itu. Gurunya pun dawuh, “Selesai shalat langsung pulang, ya?”

Baca Juga >  Nabi Musa dan Kisah Pemuda Meragukan Keadilan Tuhan

Mbah Arwani pun menjawab, “Nggih, Mbah Yai.”

Demikian kisah istimewa yang penuh hikmah ini. Menuju Madinah dalam Sekejap, Karomah Mbah Arwani dan Mbah Mansur bisa menjadi pelajaran berharga bagi semua.

Semoga apa yang ada dalam kisah tersebut bisa kita ambil hikmah dan menjadi tambahan pengetahuan bagi kita semua. Amin.

Penulis: Akhmad Musta’in.