Mendokumentasikan Zaman lewat Puisi oleh Anes Prasetya (Sastrawan).
Bantul, Bangkitmedia.com – Pergelaran Temu Karya Sastra yang diadakan Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Anes Prasetya (Tutor Kelas Puisi) mengingatkan betapa pentingnya karya sastra untuk mendokumentasikan suatu zaman.
Acara Temu Karya Sastra dilaksanakan di Sanggar Anak Alam (Salam) yang berlokasi di Nitiprayan, Jomegatan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, yang dimulai pada Selasa, 14 Juni 2022 – selesai.
Tutor sastrawan kelas Puisi (Anes Prasetya), menjelaskan pentingnya karya sastra.
“Puisi itu penting, karena untuk mendokumentasikan hidup. Dalam istilah saya namanya jiwa zaman, jadi salah satu cara mendokumentasikan zaman adalah dengan cara menulis karya sastra, termasuk puisi.” Ungkap Anes Prasetya.
Mendokumentasikan zaman melalui karya fiksi dirasa tepat, karena didalam karya fiksi terdepat kebebasan dalam mengekspresikan perasaan yang dialami seseorang dalam kehidupan.
Menurut Anes Prasetya, puisi secara universal ada dua, yaitu puisi yang berupa tulisan dan puisi yang masih berwujud alam raya.
Anes Prasetya berharap supaya fungsi sastra bisa membantu dalam menajamkan pemikiran dan menghaluskan hati.
“Semoga dengan adanya workshop ini, akan lahir para penulis-penulis yang bisa mendokumentasikan zaman melalui sebuah ketajaman pikiran dan bisa menghaluskan hati penulisnya maupun pembacanya” Harapnya.
Ada suatu cara yang diajarkan oleh Anes prasetya untuk para pemuda yang sedang menekuni puisi, yaitu dengan berfikir kritis dan pandai membaca peristiwa yang dialami.
“Maka kita tidak akan bosan belajar tentang sastra ataupun puisi kalau kita memiliki jiwa yang kritis. Menulis juga bermanfaat untuk menjaga kewarasan atau keseimbangan hidup.” Pungkasnya.***








