Matan DIY Gelar Ngaji Posonan Online di Tengah Pandemi

Matan DIY Gelar Ngaji Posonan Online di Tengah Pandemi

Matan DIY Gelar Ngaji Posonan Online di Tengah Pandemi

YOGYAKARTA, BANGKITMEDIA

Kiprah akademisi dalam segala sektor kian nampak akhir-akhir ini. Tidak terkecuali dalam dunia dakwah islam.

Baru-baru ini, civitas akademika yang terdiri dari dosen, mahasiswa dan akademisi yang tergabung dalam MATAN (Mahasiswa Ahli Thoriqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyah) D.I. Yogyakarta membuat gebrakan. Hal ini diawali dari ide-ide brilian para civitas akademika Yogyakarta.

Ngaji posonan online menjadi senjata utama mereka untuk tetap berdakwah kendati dalam suasana pandemi. Menurut Gus Mustafied, ketua formatur Matan DIY, dalam situasi apapun, dakwah islam damai harus tetap jalan.

“Justru wabah ini menuntut kreatifitas kita untuk melakukan dakwah dengan media-media baru,” tuturnya.

Ngaji posonan yang digagas oleh pihaknya, lanjut Gus Mustafid, merupakan agenda rutin setiap Bulan Ramadhan. Namun pada Ramadhan tahun ini, kegiatan ngaji posonan harus dilaksanakan dengan cara yang berbeda untuk mengindari kerumunan guna mencegah penyebaran covid 19.

Melalui tim kecil yang terdiri dari beberapa mahasiswa dan akademisi, tercetuslah gagasan untuk membuat ngaji posonan online. Kegiatan ini terhubung dengan aplikasi zoom meeting yang bisa diunduh di playstore dan appstore.

Caranya sangat mudah, yaitu cukup mengunduh aplikasi tersebut, lalu masuk melalui portal web https://us04web.zoom.us/j/3573077507?pwd=SE1TaHlDa2ZpU0dKYjVIS25wR2UxZz09. Itulah yang diungkapkan Miftahurrizqi, koordinator acara saat ditemui Senin (27/4) siang.

“Saya harap melalui ini seluruh dunia bisa ngaji. Saya sendiri berada di Bekasi dan masih bisa bertatatp muka dengan guru-guru saya di Jogja,” papar Miftah.

Jadwal Ngaji

Gus Mustafied, melalui beberapa timnya, tidak mau serampangan dalam memilih pemateri. Para pengisi yang mendapatkan jadwal ngaji posonan ini merupakan orang-orang yang telah expert di bidangnya.

“Untuk para pengisi insya allah sudah sangat mumpuni, dan berhaluan islam ramah aswaja,” ungkap Gus Mustafied.

Ada tiga kitab utama yang digunakan sebagai bahan pembelajaran. Diantaranya, Minhajus Salikin yang diampu langsung oleh Gus Mustafied, Arba’in Nawawi oleh Dr. Fathul Anam Nurlaily, M.Sc. serta Bidayatus Suul oleh K.H. Mushab Muqoddas, Lc.

Semuanya dilaksanakan dari Senin malam sampai Rabu dan Jumat malam. Untuk kegiatan Senin dan Rabu malam, akan ada kajian kitab Minhajus Salikin.

Sementara itu, kajian Arba’in Nawawi akan dilaksanakan Selasa malam dan Bidayatus Suul Jumat malam. Semua agenda tersebut dilaksanakan mulai pukul 21.00 sampai dengan 22.30 WIB.

Demikian ulasan khusus terkait Matan DIY Gelar Ngaji Posonan Online di Tengah Pandemi.(Karim/bangkitmedia.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *