Klarifikasi SPPG Bantul Srimartani, Tidak Ada Keracunan di MI Sananul Ula

Bangkitmedia.com, BANTUL – Menyikapi pemberitaan terkait dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MI Sananul Ula Daraman Piyungan Bantul, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bantul Srimartani (SPPG PWNU DIY) bersama pihak sekolah melakukan koordinasi langsung, Jumat (10/04/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala SPPG Rahmadi Dwi Susanto SIP, Pengawas Keuangan Hasan Dwi Pradipta SE,  Pengawas Gizi Novia Lestari SGz serta Asisten Lapangan Futuh Akmaladini SSos. Turut hadir Koordinator Kecamatan Roona Mahasin SIKom. Sementara pihak sekolah dihadiri Kepala MI Sananul Ula Daraman Ridwan SE serta Kiai Fauzan SAg mewakili Komite Sekolah.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut dilakukan klarifikasi dan koordinasi terkait informasi yang beredar di masyarakat mengenai dugaan keracunan makanan dari program MBG.

Pihak sekolah menyampaikan, mereka justru mengetahui kabar tersebut dari pihak SPPG. Informasi yang beredar sebelumnya tidak diketahui pihak madrasah, sehingga mereka mengaku cukup terkejut dengan pemberitaan tersebut.

Setelah dilakukan penelusuran awal, pihak sekolah juga telah berkoordinasi dengan wali murid. Berdasarkan komunikasi tersebut, sebagian besar wali murid menyatakan terkejut dengan kabar yang beredar. Karena dari hasil konfirmasi kepada anak-anak mereka, tidak ditemukan keluhan seperti yang disebutkan dalam pemberitaan.

“Informasi dari wali murid yang kami hubungi menyampaikan bahwa anak-anak mereka tidak merasakan gejala seperti yang diberitakan,” kata Kepala MI Sananul Ula Daramang Ridwan.

Pihak SPPG dan madrasah sepakat terus melakukan komunikasi dan pemantauan guna memastikan kondisi siswa tetap aman. Selain itu memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan dengan baik.

Kedua pihak juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan informasi yang beredar sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang. Hingga saat ini kegiatan belajar mengajar di MI Sananul Ula Daraman tetap berjalan normal. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *