Kisah Wali Jadzab Bersama Rambut Rasulullah

Kisah Wali Jadzab Bersama Rambut Rasulullah

Posted on

Kisah Wali Jadzab Bersama Rambut Rasulullah.

Kisah ini disampaikan oleh Habib Hamid bin Abu Bakar Barakhwan saat beliau belajar di Darul Musthofa Yaman, Pesantren Guru Mulia al-Musnid al-Habib Umar bin Hafidz. Pada suatu kesempatan, Habib Umar bersama muridnya almarhum Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa dan beberapa santri lainnya berkunjung kepada seseorang yang memiliki koleksi rambut baginda Nabi Muhammad SAW.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Dalam momentum yang istimewa itu, rambut mulia itu diperlihatkan kepada khalayak umum tanpa adanya penutup kaca. Masing-masing orang bisa melihat, mencium, dan bertabarruk pada rambut baginda Nabi Muhammad. Tiba-tiba, ada kejadian unik dari sekian banyak yang hadir. Ternyata ada salah seorang wqali jadzab yang hadir. Dikira publik ia gila, walaupun sejatinya ia gila (gandrung) karena cintanya yang luar biasa kepada Allah dan Rosul-Nya.

Nah, tibalah wali jadzab itu mendapat giliran mencium rambut Nabi. Bukannya mencium rambut itu, ia malah mengeluarkan korek api lantas membakar rambut mulia tersebut. Kontan saja, semua yang hadir kaget dan merasa cemas.

Subhanallah, di saat yang lain berusaha mencegah tindakan wali jadzab itu, sang pemilik koleksi malah tenang-tenang saja. Sama sekali tak bergeming, bahkan cenderung membiarkan.

Baca Juga >  Doa Syekh Abdul Qodir Meruntuhkan Ilmu Perampok

Lalu wali jadzab ditanya kenapa melakukan tindakan tersebut?

“Saya hanya ingin memastikan apakah ini rambut asli Nabi atau bukan..” jawabnya.

Sang pemilik koleksi tenang-tenang saja karena beliau sudah tahu bahwa koleksinya itu adalah asli peninggalan baginda Nabi Muhammad SAW.

Terbukti, ketika api yang sempat dinyalakan oleh wali jadzab menyentuh rambut Nabi, sama sekali api itu tak bisa menyentuh apalagi membakar rambut mulia itu.

Demikianlah, kisah wali jadzab bersama rambut Nabi Muhammad SAW. Para kekasih Allah sangat dekat dengan Nabi, mereka selalu menautkan hatinya kepada Nabi. Rindu mereka untuk Nabi tak pernah berhenti, termasuk kepada hal-hal yang dekat dengan Nabi.

Allohumma Sholli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala Aalihi wa Shohbihi Ajma’iin. Aamiin

(Mukhlisin)

_____________

Semoga artikel Kisah Wali Jadzab Bersama Rambut Rasulullah ini memberikan manfaat dan barokah untuk semuanya, amin..

simak artikel terkait di sini

simak video terkait di sini