Kisah Tawadhu' Bung Karno Kepada Rasulullah SAW

Kisah Tawadhu’ Bung Karno Kepada Rasulullah SAW

Posted on

Kisah Tawadhu’ Bung Karno Kepada Rasulullah SAW

Menjelang kemerdekaan Indonesia pastilah kita akan banyak mengungkap sejarah dan cerita perjalanan Indonesia menuju kemerdekaan. Tak lupa pula kita akan mengirim doa kepada para pahlawan yang telah gugur dalam membela kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sehingga kita dapat menikmati hidup yang nyaman, aman dan damai sampai saat ini.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Ir. Soekarno adalah tokoh utama yang selalu menjadi sorotan dalam perjalanan kemerdekaan Indonesia, hingga ia dijuluki sebagai bapak proklamator Indonesia. Perjalanan Bung Karno beserta pahlawan yang lain dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tidaklah mudah, bahkan nyawa menjadi taruhannya. Selama ini kita hanya fokus melihat perjuangan Bung Karno dalam Patriotisme dan Nasionalisme kepada bangsa dan negara. Tidak banyak yang tahu tentang kisah spiritual Presiden pertama Indonesia ini. Berikut ada kisah menarik dari Bung Karno saat beliau mengunjungi kota suci Makkah dan Madinah.

Diceritakan oleh Abuya Alhabib Abu Bakar bin Hasan Alatos Azzabidi:

Alasan mengapa makam bung karno sampai saat ini didatangi banyak orang adalah karena penghormatan beliau yang tinggi kepada Nabi Muhammad SAW. Ketika mengunjungi Arab Saudi, saat berjalan di Kota Madinah bersama Raja Saudi saat itu, Bung Karno bertanya pada Raja Saudi.

Baca Juga >  Habib Alwi Al-Jufri Situbondo Saksikan Rasul Hadiri Acara NU Palembang

“Dimana makamnya Rasulullah SAW wahai raja?”

Raja Saudi menjawabnya, “Oh itu makam Rasulullah SAW sudah terlihat dari sini.”

Maka saat itu juga Bung Karno melepaskan atribut-atribut pangkat kenegaraannya.

Raja heran dan bertanya pada Bung Karno,

“Kenapa anda melepaskan itu semua?”

“Yang ada di sana itu Rasulullah SAW pangkatnya jauh lebih tinggi dari kita aku dan dirimu..,” jawab Bung Karno

Lantas Bung Karno berjalan sampai ke makam baginda Nabi Muhammad SAW” (dalam riwayat lain beliau merangkak).

Cerita ini disampaikan oleh Sayyid Husein Muthahar yang banyak menciptaan lagu-lagu perjuangan seperti hari merdeka (17 agustus tahun 45), Hymne Pramuka, Syukur dll. Sebab beliau yang saat itu ikut bersama Bung Karno.

Allahumma sholli ‘ ala Sayyidina Muhammad wa ‘ ala Ali Sayyidina Muhammad……….

Demikian artikel tentang Kisah Tawadhu’ Bung Karno Kepada Rasulullah SAW. Semoga bermanfaat. Aamiin.

(Mukhlisin)