Inilah Perjalanan NU di Bumi Handayani Gunungkidul (2)  

Sampul buku Sejarah Nahdlatul Ulama Gunungkidul

IDENTITAS BUKU :

Judul               : Sejarah Nahdlatul Ulama Gunung Kidul Rekam Jejak Pendirian dan Perjalanan dari Masa ke Masa

Penulis             : Anton Prasetyo, Andrian Saputra, Imron Rosidi

Penerbit           : Samudera Biru Press, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Tahun Terbit   : Januari, 2026

Nomor ISBN  : 978-634-254-143-2

Tebal               : xii + 100 Halaman

Bagian kedua buku ini membahas, NU Gunungkidul dari Masa ke Masa. Pada bagian ini menarasikan tentang progress perkembangan pergerakan jamiyyah NU Gunungkidul sejak orde lama, orde baru hingga era reformasi.

PCNU Gunungkidul masa Khidmah 1952-1959 dipimpin oleh KH. Muhmmad Wardani Rubangi (Rais Syuriyah) dan Hanafi (Ketua Tanfidziyah), pada masa ini mulai perbaikan struktural kepengurusan NU Gunungkidul dilakukan, menancapkan nilai – nilai dasar keislaman ala Ahlussunnah wal Jamaah an Nahdliyyah  kepada masyarakat Gunungkidul.

PCNU Gunungkidul masa Khidmah 1959-1970 dipimpin oleh KH. Muhmmad Wardani Rubangi (Rais Syuriyah) dan Muhammad Anwar (Ketua Tanfidziyah). Prestasi kepengurusan NU pada periode ini terus meningkatkan kerja keras sekaligus menorehkan kualitasnya, dengan telah terbentuknya secara  merata sebanyak 13 (tiga belas) MWC NU se Gunungkidul.

PCNU Gunungkidul masa Khidmah 1970-1975 dipimpin oleh KH. Musyafa’ (Rais Syuriyah) dan R.H Suwardiyono (Ketua Tanfidziyah). Pada periode ini, PCNU Gunungkidul mendirikan Yayasan Pendidikan dan Penyiaran (YAPPI) pada 26 Juli 1971. Yayasan ini memiliki peran besar bagi perkembangan dakwah NU Gunungkidul.

PCNU Gunungkidul masa Khidmah 1975-1980 dipimpin oleh Drs. KH. Soleh Muslim (Rais Syuriyah) dan R.H Suwardiyono (Ketua Tanfidziyah). Pada fase kepengurusan ini dirintis pengajian Ahad Pon dan semaan Alquran, juga digelar pengajian khusus untuk para jamaah haji. Sekaligus dimulainya cikal bakal sekolah / madrasah formal dengan tujuan untuk menghidupkan jamiyyah NU Gunungkidul.

PCNU Gunungkidul masa Khidmah 1980-1985 dipimpin oleh H. M. Dalsono (Rais Syuriyah) dan R.H Suwardiyono (Ketua Tanfidziyah). Pada periode ini, PCNU Gunungkidul terus memperluas kiprah dakwah ala Ahlussunnah wal Jamaah an Nahdliyyah lewat instrumen pendidikan, dengan payung besar Yayasan Pendidikan dan Penyiaran (YAPPI) bekerjasama dengan LP Ma’arif NU memperluas unit – unit pendidikan yang bernafaskan Ahlussunnah wal Jamaah an Nahdliyyah.

PCNU Gunung Kidul masa Khidmah 1985-1990 dipimpin oleh R.H Suwardiyono (Rais Syuriyah) dan Drs. KH. Abdul Chakim (Ketua Tanfidziyah). Pada periode ini PCNU Gunungkidul mendirikan Masjid Pancasila Wonosari, sekaligus menggelar agenda semaan Alquran 30 juz.

PCNU Gunungkidul masa Khidmah 1991-1996 dipimpin oleh R.H Suwardiyono (Rais Syuriyah) dan H. Tugiran AR, BA (Ketua Tanfidziyah). Pada periode ini PCNU Gunungkidul melakukan gerakan syiar dakwah ala Ahlussunnah wal Jamaah an Nahdliyyah secara terstruktur, sistematis, dan massif kepada masyarakat, seperti; safari Ramadhan, maulidan, Isra mi’raj, Nuzulul Qur’an, syawalan, dan lain-lain.

PCNU Gunungkidul masa Khidmah 1996-2001 dipimpin oleh KH. Soleh Muslim (Rais Syuriyah) dan Drs. H. Suharto (Ketua Tanfidziyah). Pada masa kepengurusan ini torehan prestasi fokus pada penguatan basis massa dan kemandirian organisasi, sekaligus menghadapi era transisi politik dari orde baru ke orde reformasi.

Pada era inilah dimulainya pembangunan gedung kantor PCNU Gunungkidul berlokasi di Tegalmulyo, Kepek, Wonosari. Pada periode ini, pembangunan gedung kantor PCNU Gunungkidul mencapai 50 %.

PCNU Gunungkidul masa Khidmah 2001-2006 dipimpin oleh Drs. KH. Abdul Chakim (Rais Syuriyah) dan Drs. H. Ahmad Samin Fauzi (Ketua Tanfidziyah). Pada masa kepengurusan ini memprioritaskan pada tiga lini program keumatan, yaitu: LP Ma’rif NU, dakwah, dan ekonomi.

PCNU Gunung Kidul masa Khidmah 2006-2011 dipimpin oleh Drs. KH. Suparman Abdul Manan (Rais Syuriyah) dan Drs. H. Masdjuri, M.Si (Ketua Tanfidziyah). Pada periode ini terus melanjutkan program kerja kepengurusan sebelumnya, sekaligus melakukan penguatan kelembagaan NU, seperti; sarasehan LAKPESDAM NU, pemberdayaan potensi sumber daya manusia nahdliyyin dalam politik, dan lain-lain.

PCNU Gunungkidul masa Khidmah 2011 – 2016 dipimpin oleh Drs. KH. Bardan Usman, M.Pd.I (Rais Syuriyah) dan Drs. H. Masdjuri, M.Si (Ketua Tanfidziyah). Kepengurusan NU pada periode ini fokus pada penguatan pemberdayaan Lembaga NU, antaralain; LTN NU, LAZISNU, LP Ma’arif NU, LTM NU, LKKNU. Sekaligus pada periode ini pula dilakukan rintisan pembangunan Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSINU).

PCNU Gunungkidul masa Khidmah 2016 – 2021 dipimpin oleh Drs. KH. Bardan Usman, M.Pd.I (Rais Syuriyah) dan. H. Arief Gunadi (Ketua Tanfidziyah). Capaian prestasi kepengurusan NU pada periode ini masih sama melanjutkan periode sebelumnya yakni fokus pada penguatan pemberdayaan Lembaga NU, ditambah pada bidang kesehatan PCNU Gunungkidul mendirikan klinik NU, sekaligus program Kotak Infaq NU (KOIN NU) menggelorakan gerakan filantropi hingga tingkat basis ranting NU.

PCNU Gunung Kidul masa Khidmah 2021 – 2026, dipimpin oleh Drs. H. Bardan Usman, M.Pd.I (Rais Syuriyah) dan Drs. H. Sa’ban Nuroni, M.A (Ketua Tanfidziyah). Capaian prestasi program kerja pada kepengurusan ini antaralain; peresmian klinik pratama NU, mendirikan kios toko NU Mart, peningkatan kapasitas da’i NU, melaksanakan turba ke MWC NU, menjalankan gerakan bacaan sholawat tarhim dan ayat alquran melalui pemasangan automatic salat reminder di masjid dan musholla binaan NU, dan lain-lain, halaman 72. (Bersambung)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *