Humor Santri Madura: Sepatu/Sandal Jangan Ditinggal di Pintu Lift!

santri madura

Santri ke PBNU

“Mas, ada di mana? Sy di PBNU. Saya izin tidur di masjid PBNU. Mau pulang ke Jawa Timur tapi ketinggalan kereta….wkwkwkwk”

Itu WA santri Ma’had Aly Sukorejo, Situbondo Jawa Timur. Saya mengingat-ingat, ini siapa, pernah ketemu di mana?

Saya cepat-cepat ngabarin teman-teman NU Online, dan seperti biasa, yang balas cepat Yunus. Singkat cerita saya kasih nomor Yunus. Dan mereka komunikasi. Tapi, tinggal naik ke lantai 5, anak santri yang bahasa ibunya bahasa Madura itu bingung nyari lip. Dia motretin tangga masjid.

“Mas, tangga masjidnya gak bisa jalan sendiri, katanya lip?”

Tapi tidak lama kemudia dia ngabari sudah di lantai 5, kantor NU Online yang menjadi ampiran para musafir dari berbagai daerah.

Saya mbatin ini hampir dipastikan anak Madura. Lalu saya isengin dengan kasih peringatan,”Sepatu/sandal jangan ditinggal pintu lip.”

Apa balasnya?

“Wah, saya tinggal di masjid, Mas..”
“Jadi kamu nyeker tadi?”
“Iya.. Mas.. emang kenapa?”
“Ok. Gak papa. Yang penting kamu pinter dan habis memenangi pertandingan.”

(Hamzah Sahal, founder alif.id)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *