Humor Gus Dur: Kisah Anggota Dewan Terlena dengan Panggilan Prof.
Kisah Gus Dur selalu memberikan wajah yang cerah bagi semua. Apalagi kalau sudah mengisahkan humor, kita tak akan luput dari senyum dan tawa. Memang begitulah hidup yang diwartakan Gus Dur, jangan pernah lupa senyum dan tawa. Hidup yang terlalu serius membuat cepet susah dan tegang, juga membuat orang lain jadi sungkan dan penuh sangkaan.
Kisah humor Gus Dur terkait dengan anggota dewan. Sosok anggota dewan ini selalu menyatakan diri agar Indonesia segera menjadi negara agama. Saking semangatnya, semua forum selalu ia gunakan untuk mengkampanyekan ide dan gagasannya tentang negara agama, walaupun gagasannya itu tak punya landasan historis yang jelas.
“Suatu ketika, anggota dewan itu jadi pembicara di sebuah seminar. Lha, ternyata ia dipanggil dengan titel Prof di depannya,” kisah Gus Dur.
Anggota dewan ini sangat bangga dengan titel barunya. Apalagi juga orang lain semakin banyak yang memanggilnya dengan titel prof. Bahkan ketika di kantor, Satpam sekalipun sampai mempersilahkan anggota dewan ini dengan julukan prof, “silahkan masuk, prof.”
Hatinya makin berbunga-bunga, tatkala para kolega dan rekan kerjanya juga memanggil dengan sapaan yang sama: “Selamat pagi Prof, Assalamualaikum Prof.”
Dalam hatinya, anggota dewan ini sebenarnya masih bingung dengan gelar barunya ini. Karena ia sendiri secara akademik belum sampai pada gelar itu. Tapi dia tetap berbaik sangka, itu mungkin karena ketegaran dan keberaniannya dalam memperjuangkan negara agama yang selalu ditegaskan dalam berbagai forum. Baginya, mengkampanyekan negara agama adalah jihad yang harus dituntaskan sampai kapanpun.
Karena masih merasa janggal, anggota dewan ini akhirnya bertanya:
“Kenapa ya, kok saya sekarang dimana-mana dipanggil Prof?”
“Wah…jangan bangga dulu pak!” jawab ajudannya.
“Mereka itu nyebut prof bukan dengan akhiran huruf F tetapi dengan huruf V, jadi Prov. gitu!”
“Lho, Prov. apa artinya itu ?” tanya anggota dewan penasaran.
Ajudannya menjawab, “Provokator!, Paaaaaak…”
Begitulah, anggota dewan itu akhirnya senyum juga, tapi senyum kecut.
Demikian Humor Gus Dur: Kisah Anggota Dewan Terlena dengan Panggilan Prof, semoga mencerahkan dan membahagiakan. (Abu Umar/Bangkitmedia.com)








