Bolehkan Muslim Masuk Rumah Ibadah Agama Lain?

Bolehkan Muslim Masuk Rumah Ibadah Agama Lain?
Bolehkan Muslim Masuk Rumah Ibadah Agama Lain?.

kisah ini di ceritakan oleh Habib Umar bin Hafidz dari Yaman.

Salah satu keturunan Rasulullah yang selalu bersikap ramah adalah Habib Umar bin Hafidz Yaman. Beliau sosok habib yang selalu menyejukkan semua lapisan masyarakat. Sebulan sekali Habib Umar melakukan teleconference dengan PBNU untuk ngaji kitab Hadratusysyaikh KH Hasyim Asy’ari.

Suatu hari, di Jerman Habib Umar bin Hafidz menyampaikan ceramah (taushiyah) di salah satu forum, hadir di antaranya seorang missionaris Nasrani yang mencuri dengar. Lalu dilaporkannya hal itu pada pimpinan gereja, yaitu guru si missionaris Nasrani itu.

Akhirnya pendeta besar memutuskan untuk mengundang Habib Umar bin Hafidz untuk datang ke gereja dan menyampaikan ceramah di sana. Seakan hal itu merupakan tantangan sekaligus pelecehan, kau yang berbicara kerukunan ummat beragama, apa berani masuk gereja?

Ternyata Habib Umar bin Hafidz setuju, datang, bahkan minta izin shalat di dalam gereja. Padahal telah kita pahami bahwa dari seluruh madzhab sebagian mengatakan makruh, sebagian mengatakan haram, namun sebagian mengatakan boleh jika diharapkan akan berubah menjadi masjid.

Selepas Habib Umar bin Hafidz menyampaikan ceramahnya, maka pimpinan pendeta ditanya: “Bagaimana pendapatmu terhadap Islam?”

Dijawabnya: “Aku benci Islam, namun aku cinta pada orang ini.”

“Jika kau mencintaiku, akan datang waktunya kau akan mencintai Islam,” kata Habib Umar kemudian.

Lalu ada seseorang yang menegur Habib Umar bin Hafidz, bagaimana melakukan shalat di gereja? Beliau menjawab: “Aku melakukannya karena aku tahu tempat ini akan menjadi masjid kelak.”

(Ust. Muchamad Khavis Maqmun/muslimedianews.com)

_________________

Semoga artikel Bolehkan Muslim Masuk Rumah Ibadah Agama Lain? ini memberikan manfaat dan barokah untuk kita semua, amiin..

BONUS ARTIKEL TAMBAHAN

Kisah Umar Balik Tanya Kepada Malaikat Munkar-Nakir.

Wajib hukumnya bagi setiap Muslim dan Mukmin mengimani bahwa kelak di alam kubur akan ada pertanyaan dari dua malaikat Munkar dan Nakir kepada Si Mayit. Kedua malaikat ini sering kali digambarkan berwajah bengis dan menakutkan. Tak ayal, terkadang seseorang bertanya-tanya pada diri sendiri; mampukah ia kelak menjawab pertanyaan kedua malaikat kubur itu, sedang melihat fisik keduanya saja sudah terbayang begitu menakutkan?

Lain halnya dengan Sayyidina Umar bin Khattab. Ketika Rasulullah menjelaskan bagaimana wujud fisik menyeramkan malaikat Munkar dan Nakir sahabat yang ditakuti setan ini justru seakan hendak melawannya.

Imam Jalaludin As-Suyuthi dalam kitabnya Al-Hâwî lil Fatâwî menuliskan sebuah riwayat dari Al-Jazuli dalam kitab Syarhur Risâlah, bahwa satu ketika Rasulullah berbicara kepada para sahabat perihal Munkar dan Nakir. Digambarkannya malaikat Munkar dan Nakir akan mendatangi seorang mayit di kuburan dalam bentuk yang begitu menyeramkan; berkulit hitam, bengis, keras, dan sifat-sifat buruk dan menakutkan lainnya. Lalu kedua malaikat itu akan menanyai si mayit.

Mendengar penuturan Rasulullah itu, Sayyidina Umar bertanya, “Rasul, apakah saat di kuburan nanti aku sebagaimana sekarang ini?”

“Ya,” jawab Rasul.

“Kalau begitu,” timpal Umar kemudian, “demi Allah akan aku lawan kedua malaikat itu!”

Konon, ketika Sayyidina Umar bin Khattab meninggal dunia putra beliau yang bernama Abdullah bermimpi bertemu dengannya. Dalam mimpi itu Abdullah menanyakan ihwal bapaknya di alam kubur.

Oleh Umar pertanyaan anaknya itu dijawab, “Aku didatangi dua malaikat. Keduanya bertanya kepadaku, siapa Tuhanmu, siapa nabimu? Aku jawab, Tuhanku Allah dan nabiku Muhammad. Lalu kepadanya aku tanyakan, kalian berdua, siapa Tuhanmu? Mendapat pertanyaan seperti itu kedua malaikat itu saling berpandangan. Salah satunya berkata, ini Umar bin Khattab. Lalu keduanya pergi meninggalkanku.”

Demikian lah Sayyidina Umar bin Khattab, ia tak hanya berani di dunia saja, tapi di alam kubur pun keberaniannya tetap kuat.

Penulis: Mukhlisin

____________________

Semoga artikel Kisah Umar Balik Tanya Kepada Malaikat Munkar-Nakir ini memberikan manfaat dan barokah untuk kita semua, amiin..

simak artikel terkait di sini

simak video terkait di sini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *