Nur Muhammad

Berkah Baju Rasulullah dan Kisah Saudagar Buta

Posted on

Kisah hidup Rasulullah SAW selalu memberikan pelajaran berharga bagi umatnya. Bahkan kisah baju Rasulullah saja sangat bermakna, terkandung hikmah hidup yang luar biasa.

Satu hari, ada seseorang mengetuk pintu Rasulullah SAW.

“Saya adalah pengemis yang ingin minta sedekah dari Rasulullah,” kata orang itu setelah mengucapkan salam.

Mendengar sapaan permintaan umatnya ini, Rasulullah bersabda kepada istri beliau, yakni Sayyidah Aisyah RA.

“Wahai Aisyah, berikan baju itu kepada pengemis itu.”

Sayyidah Aisyah kemudian memberikan baju Nabi kepada pengemis tersebut.

Pemberian Nabi itu membuat pengemis itu sangat gembira. Langsung saja, pengemis itu ke pasar untuk menjualnya.  Di tengah ramainya pasar itu, pengemis berkata: “Siapa yang mau beli baju Rasulullah?”

Mendengar suara lantang pengemis itu, banyak orang berkerumun menyaksikan langsung dan hendak membelinya. Sampai kabar itu terdengar oleh saudagar buta yang kemudian menyuruh budaknya untuk membeli baju Rasulullah dengan harga berapapun juga.

“Jika kamu berhasil mendapatkannya, maka kamu merdeka,” kata saudagar buta itu kepada budaknya.

Dengan penuh kesungguhan, akhirnya budak itu mampu mendapatkan baju Rasulullah dan menyerahkannya kepada tuannya.  Alangkah gembiranya si saudagar buta  itu dengan memegang baju Rasulullah.

Baca Juga >  Kisah Mbah Maksum Lasem Uji Kewalian Mbah Hamid Pasuruan

“Dengan haq Rasulullah dan berkat baju yang suci ini, kembalikanlah penglihatanku ini.”  Doa saudara buta itu dengan penuh gemetar.

Subhanallah… Dengan ijin Allah, saudagar itu akhirnyan sembuh dan bisa kembali meihat dunia nyata ini. Tanpa menunggu apapun, saudagar itu akhirnya datang kepada Rasulullah dan menceritakan semua yang dialami kepada Rasulullah.

“Wahai Rasulullah, penglihatanku sudah kembali dan sekarang aku kembalikan baju engkau sebagai hadiyah dariku. Terimalah wahai Rasulullah.”

Karena begitu gembira, Rasulullah SAW sampai tertawa hingga tampak gigi gerahamnya.

“Perhatikanlah baju ini wahai Aisyah, dengan berkahnya, baju ini telah mengkayakan orang miskin, menyembuhkan orang buta, memerdekakan seorang budak dan sekarang kembali lagi kepada kita.”

Sayyidah Aisyah menyaksikan itu semua dengan penuh khidmat dan senyum bahagia.

Allahumma sholli ala sayyidina Muhamad wa ala ali sayyidina Muhamad

(Yayan)