PMII Tangerang

Menjawab Tantangan Zaman, Komisariat PMII Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang Gelar MAPABA

Posted on

TANGERANG, BANGKITMEDIA

Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Islam Syekh-Yusuf Tangerang, menyelenggarakan  Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) ke-VIII di Pondok Pesantren Al-Fatihah, Cipondoh.

Info Peluang Usaha Depot Air Minum Isi Ulang by INVIRO

Kegiatan diikuti 26 Peserta, terdiri dari Fakultas Agama Islam, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Mapaba ke-VIII kali ini bertemakan “Aswaja dalam Gerakan Millenial”

Ketua Pelaksana Mapaba Ke-VIII PMII Komisariat Univ. Islam Syekh-Yusuf Tangerang Sahabati Renu Dwi Jayanti mengungkapkan kegiatan MAPABA dilaksanakan selama 3 hari, bertujuan untuk membentuk anggota PMII yang adaptif di era Millenial, menyelesaikan tantangan dan tanggung jawab sosial melalui basis ahlus sunnah wal jama’ah an nahdliyah.

Menurut Sahabati Renu, sebagaimana dengan tema mapaba kali ini, “Aswaja dalam Gerakan Millenial” bahwa aswaja sebagai ideologi yang dianut oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, akan menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI, dalam mengawal setiap gerakan, khususnya di wilayah kampus.

Pengurus Komisariat PMII Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang Sahabat Muhamad Sopian Hidayatullah menjelaskan, bahwa PMII adalah organisasi mahasiswa yang memegang konsep moderat, sehingga kita sebagai anggota PMII diharuskan untuk seimbang dalam bergerak khususnya di era millenial ini, dan berani menjadi rujukan pemecahan masalah sosial yang ada.

Mabinkom Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang, Sahabat Ahmad Izi Attakrim merupakan salah satu Narasumber Mapaba, mengungkapkan sejarah Terbentuknya PMII di UNIS, yaitu terbentuk dari komitmen mahasiswa NU dalam menjaga faham ahlussunah wal jamaah dan menyebarkannya,  yang pada saat itu gerakan² Wahabi sedang merongrong mahasiswa² Islam tidak terlepas mereka yang notabenenya santri.

Gerakan Wahabi ini yang sangat mencolok dan meranik perhatian mahasiswa dalam bentuk tampilan busana dan pribadi yang tertutup sehingga banyak dari mereka yg baru saja memasuki dunia kampus dengan kepolosannya sangat mudah tertarik. Sekarang hadirnya PMII adalah sebagai solusi sebagai tempat  mahasiswa untuk menempa diri, belajar, mengembangkan ilmu dan menyebarkan virus-virus kebaikan dalam gerakan yang ber- manhaj al-fikr ahlussunah wal jamaah. (Hendra/Rk)