2 Kain Kafan Sayyidah Khadijah, Satu dari Surga dan Satunya Rida' Rasululllah

2 Kain Kafan Sayyidah Khadijah, Satu dari Surga dan Satunya Rida’ Rasululllah

Posted on

Bahwasanya kain kafan Sayyidatuna Khadijah RA ada dua, satu dari surga dan satu lagi rida’ nya Rasulullah SAW.

Tatkala sakitnya bertambah parah beliau berkata kepada Rasulullah SAW:

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

“Wahai Rasulullah dengarkanlah wasiatku:

Pertama : Sesungguhnya aku telah kurang dalam memenuhi hak mu, maka maafkan aku wahai Rasulullah SAW.

Maka Rasul Saw berkata: “Tidak wahai istriku, aku tidak pernah melihat darimu kekurangan apapun, kau telah bersungguh sungguh dan telah lelah di rumahku, dan kau telah menyumbangkan harta mu dijalan Allah.”

Kedua: Aku berwasiat untuk ini – Khadijah mengisyaratkan ke Fatimah – sesungguhnya dia akan menjadi anak yatim dan asing. Maka jangan sampai ada perempuan Quraisy yang mengganggunya, menamparnya, dan meneriakinya dan jangan sampai ada yang membuatnya benci.

Ketiga : Sesungguhnya aku takut dari siksa kubur, dan aku ingin Rida yang kau pakai tatkala kau menerima Wahyu untuk mengkafaniku. Maka Rasulullah SAW bergegas untuk mengambil Rida nya, dan seketika Sayyidatuna Khadijah sangat senang.

Baca Juga >  Ini Rahasia Hebatnya Novelis Khilma Anis "Suhita" dari Jember

Tatkala beliau wafat, Rasulullah SAW yang langsung menyiapkan keperluan dan memandikannya.

Dan ketika Rasulullah SAW mengkafani beliau, Malaikat Jibril turun dan berkata:

“Wahai Rasulullah, sesungguhnya Allah kirim salam untukmu, dan mengkhususkan penghormatan buatmu, dan berpesan kepada mu, wahai Muhammad, sesungguhnya kafan Khadijah dari-KU, karna ia telah mengeluarkan hartanya dijalan-KU.”

Dan Jibril membawa kafan tersebut seraya berkata:

‘Wahai Rasulullah ini kafan Kjadijah, dan ini adalah termasuk dari kafan kafan surga yang dihadiahi untuknya”.

Maka Rasulullah SAW pun mengkafani dengan Rida beliau terlebih dahulu kemudian dilapisi oleh kafan yang dibawa oleh malaikat Jibril tersebut.

Sumber: Manaqib Sayyidah Ummil Mu’minin Khadijah Al-Kubro, karangan Abuya Assayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliki Al-Hasani.

(Penulis: Maryam Agil)