Dzikir Huwal Habib, Senjata Andalan Kiai Wahab Chasbullah

Harta Mbah Wahab Dihabiskan untuk Perjuangan NU dan Bangsa

Dzikir Huwal Habib, Senjata Andalan Kiai Wahab Chasbullah. Sudah masyhur di kalangan para pengasuh dan santri Bahrul Ulum Tambakberas Jombang kalau doa senjata andalan KH. Wahab Chasbullah adalah huwal habib (burdah). Anda bisa mencoba menelusuri manfaat dari kisah pengamalan-pengalaman terkait huwal habib dari KH. Djamaluddin Ahmad.

Tentu bukan berarti KH. Wahab Chasbullah hanya mempunyai doa itu saja, Kiai Wahab banyak ageman doa. Contohnya Tim Sejarah Tambakberas dapat ijazah dari salah satu santri Mbah Wahab tujuh macam hizib dan tujuh macam sholawat.

Kembali ke Huwal habib, bagaimana kaifiyah atau tatacara pengamalannya. Perlu diketahui, dari penelusuran Tim Sejarah, didapati sedikit perbedaan bilangan bacaan. Di sini dicontohkan beberapa riwayat.

1. Dari salah satu keluarga Tambakberas menjelaskan tatacara:

A. Untuk amalan istiqomah harian adalah maulaya 3 kali, huwal habib 11 kali, ya rabbibil. 1 kali.

B. Untuk bila ada hajat kaifiyahnya:

1. Kirim fatihah kepada Nabi sahabat, kepada sohibil burdah, kepada KH. Wahab, kepada Orang tua, dan menyebutkan hajatnya. Lalu membaca maulaya 11 kali, huwal habib 10.000 yang setiap bacaan sampai 100 kali hendaknya membaca maulaya 3 kali. Lalu ditutup dengan ya rabbibil 1 kali

2. Masih dari keluarga Tambakberas yang lain; A. Untuk amalan istiqomah tiap hari dibaca ba’da sholat shubuh maulaya 3 kali, huwal habib 10 kali, maulaya lagi 3 kali, huwal habib lagi 1 kali. Lalu ditutup dengan ya rabbibil 3 kali

2. Untuk ada hajat dibaca sebanyak-banyaknya yang nanti jumlah totalnya harus ganjil

Masih ada beberapa riwayat lagi yang insya Allah akan kita bukukan bersama doa masyayikh Tambakberas yang lain.

Demikian Dzikir Huwal Habib, Senjata Andalan Kiai Wahab Chasbullah. Semoga bermanfaat baik di dunia terlebih lebih di akhirat kelak di saat pertolongan hanya Allah yang tau. Amin.

Sumber: Tim Sejarah Tambakberas.

Penulis: Dr KH Ainur Rofiq Al Amin, Pesantren Tambakberas Jombang.

Tonton juga video kisah KH. Asyary betemu Nabi Khidir. Tonton di sini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *