Yogya, Bangkitmedia.com – Gedung megah kampus Universitas Nahdlatul ‘Ulama (UNU) Yogyakata akan bertambah. Bersamaan peresmian gedung 9 lantai saat resepsi puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-101 NU, di kampus UNU Yogyakarta Jl Ringroad Barat Gampung Sleman, Rabu 31 Januari 2024, juga akan dimulai pembangunan Gedung Mohammed Bin Zeyed (MBZ) College for Future Studies (CFS) yang juga dirancang 9 lantai. Dengan demikian UNU Yogyakarta akan mempunyai menara kembar.
Rektor UNU Yogyakarta Widya Priyahita Pudjibudojo, Ahad 28 Januari 2024, menjelaskan, pembangunan gedung tersebut adalah hasil kerja sama PBNU dengan Uni Emirat Arab (UEA) yang sudah diteken sejak pertengahan 2022 lalu. MBZ CS akan dibangun dengan tiga tujuan utama. Pertama, sebagai bagian dari upaya pengembangan peradaban Islam di tengah perubahan dunia yang cepat dan radikal. “MBZ CFS ingin turut terlibat dalam penanganan masalah-masalah kontemporer dengan pendekatan yang inovatif,” katanya.
Kedua, sebagai ikhtiar kedua negara dalam mencetak talenta berdaya saing global dengan bekal keilmuan dan ketrampilan yang relevan. Ketiga, sebagai simbol persahabatan Indonesia dan UEA yang erat dan berkelanjutan.
“Simbolisasi ini semakin kuat dengan hadirnya twin tower (menara kembar) yang terdiri dari Jokowi Tower (menara Jokowi) dan MBZ Tower (menara MBZ),” lanjut Widya.
MBZ CFS ini merupakan unit pendidikan setingkat fakultas yang berada di bawah naungan UNU Yogyakarta. Visinya mengintegrasikan masyarakat global melalui pengembangan teknologi, ekonomi pengetahuan yang kompetitif, dan nilai inklusif yang diilhami oleh nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin.
MBZ CFS memiliki empat program unggulan, yaitu (1) Institute for Future Scenario, (2) Lab for Future Technology, (3) Academics for Future Sciences and Skills (baik degree dari jenjang sarjana hingga doktoral maupun non-degree), dan (4) Creative Powerhouse for Future Ethics and Values Literacy.
Kemudian ada enam bidang keilmuan yang akan dikembangkan yakni (1) Islam and The Future, (2) Multicultural Society and Tolerance, (3) Biotechnology and Healthcare, (4) Digital World, (5) Design and Creative Industry, serta (6) Future Planet and Sustainability. Pengembangan bidang-bidang baru melalui cara-cara baru seperti yang dilakukan MBZ CFS ini diharapkan dapat menginspirasi lembaga pendidikan lain untuk terus berinovasi dalam menciptakan dunia yang lebih baik.
Prosesi dimulainya Pembangunan MBZ College for Future Studies akan dikomandoi langsung Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, dan Menteri Energi dan Infrastruktur UEA Suhail Mohammed Al Mazroei.(Lutfi)








