Urgensi konten Kreatif Dakwah Penyuluh

Bangkitmedia.com, BANTUL – Metode dakwah di era digital mencakup pemanfaatan teknologi dan media sosial untuk menyampaikan pesan agama Islam secara lebih luas dan efektif. Beberapa metode yang umum digunakan antara lain membangun personal branding sebagai da’i, memanfaatkan media sosial, membuat konten dakwah yang menarik, meningkatkan keterampilan berbicara di depan kamera, serta mengukur efektivitas dakwah. Demikian sambutan pembukaan dari Kasi Bimas Islam, H. Sugito, S.Ag, MSI, dalam acara “Pelatihan  Pebuatan Konten Kreatif Materi Penyuluhan Kabupaten/Kota”, di Aula PLHUT Kemenag Bantul (Senin-Selasa, 27-28/07/2025).

Dalam pengarahannya, Kakan  Kemenag Bantul, H.Ahmad Shidqi,  S.Psi, M.Eng., menyampaikan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menciptakan lingkungan yang kondusif untuk penyebaran dakwah digital. Platform seperti Facebook, Instagram, Twitter, YouTube, dan TikTok tidak hanya digunakan untuk berinteraksi sosial, tetapi juga sebagai sarana untuk menyebarkan nilai-nilai Islam.

Berbagai konten dakwah, mulai dari tulisan, gambar, video, hingga siaran langsung, dapat diakses dengan mudah oleh pengguna internet di seluruh dunia. Ini membuka peluang bagi para da’i untuk menyampaikan pesan-pesan agama dengan cara yang lebih kreatif dan menarik.

Namun, di balik berbagai kemudahan yang  ditawarkan, dakwah digital juga menghadapi tantangan yang signifikan. Salah satunya  keaslian dan akurasi informasi yang disebarkan. Dengan kemudahan berbagi informasi di dunia maya, tidak jarang muncul konten-konten yang tidak terverifikasi atau bahkan menyesatkan.

Karena itu, para penyuluh harus berhati-hati dan memastikan bahwa pesan yang mereka sampaikan benar-benar sesuai dengan ajaran Islam. Selain itu, konten dakwah digital harus mampu bersaing dengan berbagai jenis konten lain yang juga beredar di internet.

“Konten dakwah yang Anda buat dan bermanfaat untuk kehidupan masyarakat, insyaallah jadi amal jariyah yang terus mengalir,” Pungkas  Gus Ashid, panggilan akrabnya.

Acara dimentori oleh Saviera Ajeng dan Andy Ahmad Akbar Zufikar para talenta muda Yogya dengan sangat menarik dan penuh antusias,dan diakhiri peserta diwajibkan membuat konten kreatif  yang bermuatan dakwah. Dan hasilnya memuaskan.Ahadulillah. (Arif Fauzi_KUA Piyungan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *