Surat Terbuka untuk Pak Presiden Jokowi: Pulangkan Dubes Saudi!

pak beny

Surat Terbuka untuk Presiden Joko Widodo

Apa yang disampaikan Yang Mulia Dubes Osamah melalui akun twitternya (2/12/2018), ibarat melempar telur busuk di rumah yang aman dan damai. Tidak sepantasnya hal tersebut disampaikan oleh seorang dubes, “Laa adaba lahu walaa naf’a, bal fiiha mafsadat’, ia tidak beretika, tidak manfaat atas twetnya, bahkan membawa kerusakan. Sepanjang sejarah sampai sekarang, NU dan Indonesia bersahabat baik dengan Kerajaan Saudi Arabia.

Namun statemen tersebut, telah melukai, dan menebar bau busuk yang harus dibuang dan dibersihkan sumbernya. Oleh karena itu Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan sangat menyesalkan dan meminta dengan hormat kepada Yang Mulia Presiden Joko Widodo melakukan protes keras dan melalui Menlu Marsudi Retno untuk segera memulangkan Osamah.

Bacaan Lainnya

Atas kebijakan, kemurahan hati Presiden Joko Widodo, alhamdulillah aksi reuni 212 berjalan lancar dan damai, meskipun kami memberikan catatan keberatan. Aksi itu bukanlah maulid akbar tetapi agenda politik dibalut kemasan kreatifitas agama. Insiden pembakaran bendera HTI telah diselesaikan dengan baik dan damai, baik pembakar dan penyelundup bendera sudah mendapatkan saksinya. Oleh karena itu statmen Osamah, jelas upaya sengaja mengotori air kolam yang jernih. Apalagi di tengah suasana kampanye terbatas Pemilu 2019, statemen tersebut jelas campur tangan, fitnah dan ujaran kebencian yang tidak bisa ditolelir begitu saja.

Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal IKa adalah rumah bersama yang dipimpin oleh seorang presiden yang memberikan perhatian besar pada umat Islam, seluruh warga dan negara. Semoga Presiden Joko Widodo, diberikan kekuatan lahir dan batin untuk memimpin dengan amanah dan sukses.

Sudah sepatutnya Dubes Osamah meminta maaf kepada bangsa dan negara Indonesia sebelum dipulangkan ke negaranya.

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan berkahNya bagi seluruh bangsa dan negara Indonesia.

Walloh a’lam bishowab.

 

Yogyakarta, 4 Desember 2018

Hormat kami,

 

Beny Susanto

(Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Yogyakarta)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *