Yogyakarta, BANGKITMEDIA. Pada acara Pameran Klinik Sains SMK yang di gelar oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa-Kamis (10-13/10), SMK Ma’arif Al Munawwir menjadi satu-satunya sekolah Ma’arif di DIY yang lolos seleksi dan berhak memamerkan produk temuannya bersamaan dengan 50 sekolah SMK lain yang berasal dari 5 kabupaten se-DIY
Dalam kesempatan kali ini, SMK Al Munawwir menawarkan produk pupuk organik cair yang diberi nama Arcule. Pupuk ini memiliki kandungan yang sangat baik untuk kesuburan tanaman.
“Jika orang lain bisa, otomatis kita juga bisa, dan jika orang lain tidak bisa maka kita harus tetap bisa” ujar Munawwarotul Fauziyah, guru pembimbing dari SMK AL Munawwir yang ditemui di Balai Pamungkas, Selasa (10/10/17).
Munawwarotul juga menjelaskan, penemuan air cucian lele menjadi pupuk organik ini memerlukan waktu sekitar 3 bulan sejak bulan Juli, Agustus dan September dengan percobaan tanaman cabai dan tomat. Meskipun sempat mengalami kendala selama masa percobaan, namun dengan kesabaran dan terus mencoba akhirnya Arcule bisa digunakan sebagai pupuk organik cair. Arcule pun telah melewati Uji Analisis di Laboratorium Universitas Gadjah Mada.
Keikutsertaan SMK AL Munawwir dalam kompetisi dan pameran sains ini menjadi kebanggan tersendiri, sehingga mampu memotivasi siswa-siwanya untuk lebih giat belajar lagi dan tidak minder dengan sekolah negri lainnya yang lebih bagus.
“Anggap saja ini sebagai refreshing, jangan fikirkan menang kalah. Boleh mengharap, tapi jangan mengharap-harap banget. Anggap saja ini kompetisi biasa, jika menang itu bonus,” tandas Munawwarotul Fauziyah (Siti Husnul Fauziah/Rokhim)








