Semarak Watu Gagak 2026, Perkuat Posisi Wukirsari sebagai Satu dari 55 Desa Wisata Terbaik Dunia

Bangkitmedia.com, BANTUL — Potensi wisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tak hanya berada di pusat kota. Desa Wukirsari, Imogiri, Kabupaten Bantul, juga menyimpan kekayaan alam, seni, dan budaya yang berpeluang menarik lebih banyak wisatawan.

Upaya mengangkat potensi tersebut diwujudkan melalui Semarak Watu Gagak 2026 yang digelar Dinas Pariwisata DIY bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata RI di Bukit Watu Gagak, Singosaren, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Sabtu malam (10/10/2026).

Mengusung tema “Sound of Nature, Spirit of Watu Gagak”, kegiatan ini memadukan pertunjukan musik, teater musikal, dan kreativitas pelaku seni untuk memperkenalkan Watu Gagak sebagai destinasi wisata berbasis pengalaman.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Eling Priswanto SE MM mengatakan, penyelenggaraan event tersebut diharapkan dapat mengangkat potensi wisata dan budaya Desa Wukirsari sekaligus memperluas persebaran kunjungan wisatawan.

Menurutnya, kunjungan wisatawan selama ini masih banyak terpusat di sejumlah ikon Kota Yogyakarta, seperti Malioboro, Keraton Yogyakarta, dan Tugu Yogyakarta. Melalui kegiatan ini, wisatawan diharapkan semakin mengenal destinasi lain di DIY, termasuk Bukit Watu Gagak.

Pengakuan Internasional Harus Berdampak bagi Masyarakat

Desa Wisata Wukirsari memiliki modal penting dalam pengembangan pariwisata. Pada 2024, desa wisata ini masuk dalam 55 besar desa wisata terbaik dunia dan memperoleh pengakuan internasional melalui program Best Tourism Villagesdari UN Tourism.

Penampilan Natyawara Musical Theatre Community feat ISI Yogyakarta di panggung Semarak Watu Gagak di destinasi wisata Bukit Watu Gagak WUKIRSARI Imogiri Bantul, Sabtu (10/10/2026) malam. Foto Agus Wahyu

Eling berharap, pengakuan tersebut tidak berhenti sebagai predikat, tetapi benar-benar menjadi peluang untuk mengembangkan potensi wisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui Semarak Watu Gagak, kami berharap potensi wisata dan budaya Wukirsari semakin dikenal. Pengakuan internasional yang telah diraih harus bisa diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan tumbuhnya kegiatan ekonomi lokal,” lanjut Eling Priswanto.

Menurutnya, pengembangan destinasi perlu disertai upaya promosi dan penyelenggaraan kegiatan yang mampu menarik pengunjung. Karena itu, pemilihan Bukit Watu Gagak sebagai lokasi event seni, budaya, dan pariwisata menjadi bagian dari upaya memperluas daya tarik Desa Wukirsari.

Teater Musikal Ruwatan Kala Pukau Pengunjung

Semarak Watu Gagak 2026 juga menghadirkan pertunjukan seni yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.

Natyawara Musical Theatre Community berkolaborasi dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta menampilkan teater musikal bertema ‘Ruwatan Kala’. Pertunjukan ini menyuguhkan kolaborasi seni yang memadukan kreativitas dan kekuatan ekspresi panggung.

Selain itu, penampilan Insomnia Band, SK Music Entertainment, dan Ngatmombilung turut memeriahkan suasana. Para penampil berhasil menghibur ratusan pengunjung yang hadir di kawasan Bukit Watu Gagak.

Kehadiran para musisi dan pelaku seni tersebut sekaligus memberikan ruang apresiasi bagi kreativitas anak-anak Yogyakarta. Seni pertunjukan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat daya tarik destinasi wisata.

Melalui Semarak Watu Gagak 2026, pengembangan pariwisata diharapkan tidak hanya berorientasi pada jumlah kunjungan, tetapi juga pada pengalaman wisata yang menggabungkan alam, seni, budaya, dan keramahan masyarakat.

Dengan kolaborasi pemerintah, pengelola destinasi, komunitas seni, pelaku usaha, dan masyarakat, Watu Gagak diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu tujuan wisata di Bantul. Pada akhirnya, promosi destinasi dan kegiatan kreatif diharapkan mampu membuka peluang ekonomi yang lebih luas serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. (Gusayu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *