gus baha dan dosen

Percakapan Gus Baha’ dengan Dosen UGM

Posted on

Di sela acara, Gus Baha’ tiba-tiba menjawilku dan bertanya: “di kampus, bagaimana cara panjenengan bermunajat pada Allah?”

Waduh. Pertanyaan apa pula ini.

“Karena saya guru, Gus,” aku jawab dengan hati-hati, meski tak yakin dengan jawabanku ini, “munajat saya adalah dengan cara menyebar ilmu.”

Di luar dugaanku, Gus Baha’ mengangguk-angguk.

“Berat nggak?” Dia bertanya lagi.

“Berat Gus. Orang lebih percaya pada hoax politik ketimbang ilmu beneran.”

Gus Bahak tertawa…

(Tulisan ini diambil dari facebook Abdul Gaffar Karim, dosen UGM)