gus baha dan dosen

Percakapan Gus Baha’ dengan Dosen UGM

Posted on

Di sela acara, Gus Baha’ tiba-tiba menjawilku dan bertanya: “di kampus, bagaimana cara panjenengan bermunajat pada Allah?”

Waduh. Pertanyaan apa pula ini.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

“Karena saya guru, Gus,” aku jawab dengan hati-hati, meski tak yakin dengan jawabanku ini, “munajat saya adalah dengan cara menyebar ilmu.”

Di luar dugaanku, Gus Baha’ mengangguk-angguk.

“Berat nggak?” Dia bertanya lagi.

“Berat Gus. Orang lebih percaya pada hoax politik ketimbang ilmu beneran.”

Gus Bahak tertawa…

(Tulisan ini diambil dari facebook Abdul Gaffar Karim, dosen UGM)

Baca Juga >  Humor Santri Jawa dan Madura: Telur Jadi Ikan