PCNU Sambas Gelar Konferensi Cabang IV

KALIMANTAN, BANGKITMEDIA.COM

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sambas menggelar Konferensi Cabang IV di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Sabtu (23/12).  Konfercab IV ini dihadiri oleh alim, ulama dan umara’ Kabupaten Sambas, di antaranya: Syaikh Jayadi, MA selaku Mursyid TQN Khathibiyah Sambas, Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili, Lc., Ir. H. Burhanuddin A. Rasyid, Ir. H. Hasanusi, MM selaku Ketua LPTQ Kabupaten Sambas,Ust. H. Mahmudi Ba’ni, Lc., H. Badran Hambi, Drs. Hakimin, Kemenag Sambas, Ketua Muslimat, PMII Sambas, HMI Sambas, KAMMI Sambas dan ramai lagi undangan yang turut hadir dalam kegiatan ini.

Bacaan Lainnya

Turut hadir pula Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat, yang diwakili oleh Ust. Kaharudin, S.Ag., Dr. Zulkifli dan rombongan beserta tiga orang dari PCNU Kabupaten Pontianak.

Konfercab IV ini mengambil tema “Kontekstualisasi Nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah dalam Mengokohkan Nasionalisme dan Menjaga Geonologi Keilmuan Nahdlatul Ulama”. “Melalui Konfercab ini, diharapkan akan terpilih pengurus baru yang mampu membesarkan dan memasyarakatkan NU di Kabupaten Sambas serta sanggup menjaga geneologi keilmuan Aswaja dalam warga Nahdliyin. Peserta yang hadir dalam kegiatan ini berjumlah 14 MWC NU se-Kabupaten Sambas,” ungkap Ketua Panitia, Dr. Adnan Mahdi, M.S.I dalam sambutannya.

Sementara itu, Dalam Khutbah Iftitah, Rais Syuriah Ust. As’ari M. Amin mengharapkan agar Konfercab kali ini bisa menghasilkan pengurus yang berkualitas serta mampu membawa NU Sambas lebih maju dan berkembang di masa depan.

Selanjutnya Bupati Sambas, H. Atbah Romin Suhaili, Lc mengungkapkan kegembiraannya karena kegiatan NU diadakan di Aula Kantor Bupati, karena di dalamnya dilantunkan ayat suci al-Qur’an dan Shalawat Badar yang sangat menyejukan hati. Selain itu, mendengar nama NU saja hatinya sangat senang, karena di dalamnya tersirat semangat yang tinggi dari para ulama untuk menjaga NKRI.

“NU harus bisa menjadi pengawal Kebhinekaan dan NKRI, memperbanyak mencari persamaan dalam keragaman dan selalu mengedepankan toleransi dalam perbedaan,” katanya.

PWNU Kalbar Ust. Kaharudin, S.Ag, dalam sambutannya merasa senang Konfercab IV PCNU Sambas bisa dilaksanakan dengan lancar dan meriah. Ia mengutarakan bahwa masyarakat Sambas mestinya harus bangga menjadi pewaris utama keilmuan NU, karena guru dari pendiri NU, KH. Hasyim Asyari merupakan murid langsung dari Syaikh Ahmad Khathib Sambas sebagai pendiri Thariqah Qadiriyah wa Naqsyabandiyah.

Kaharudin berpesan, ada 4 asas yang harus dipegang dalam mengembangkan NU, di antaranya adalah Amaliah dan Fikrah yang harus selalu mengiringi langkah dalam mengembangkan NU di masa depan. Akhir dari sambutannya, ia merasa senang Bupati Sambas bersedia menjadi Mukhtasyar di kepengurusan NU, dan ia berharap menjadi petanda baik bagi kemajuan dan kebangunan NU Sambas di masa depan.

Pada konfercab kali ini, Ust. As’ari M. Amin kembali terpilih sebagai Rais Syuriah dan Mujahidin sebagai Ketua Tanfidziyah (rls/Rokhim)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *