Bangkitmedia.com, BANTUL – MI Sananul Ula Daraman, menggelar Uji Publik Kurikulum Madrasah Tahun Ajaran 2026/2027, Rabu, 22 Juli 2026 di Kedai Sawah, Kembangsari, Piyungan. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.45 – 15.30 WIB ini menjadi forum menyerap aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan demi penyempurnaan rancangan kurikulum madrasah.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala Madrasah, Ridwan, SE., Kasi Dikmad Kemenag Bantul, H. Ahmad Musyadad, S.Pd.I, M.S.I., Pengawas Madrasah Kemenag Bantul, Sunardi, S.Pd.SD., perwakilan LP Maarif NU Bantul, MWC NU Piyungan, perwakilan komite madrasah, akademisi, serta perwakilan wali murid.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah Ridwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu. Beliau berharap masukan yang diberikan dapat menjadikan kurikulum madrasah semakin kuat secara landasan hukum, akademik, dan nilai-nilai keislaman.
Pemaparan draf kurikulum disampaikan oleh Sukesmi, S.Pd., M.Pd. selaku Koordinator Tim Pengembang Kurikulum. Saat ini kurikulum yang dirancang mengedepankan penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan lil ‘Alamin melalui projek P5RA dengan tema Aku Cinta Pancasila. Selain itu, madrasah juga fokus pada peningkatan literasi dan numerasi, penguatan program tahfidz, serta integrasi teknologi pembelajaran seperti coding dan AI. Sesi diskusi berlangsung lancar dan produktif.
Kasi Dikmad Kemenag Bantul Ahmad Musyadad menyampaikan pentingnya penyesuaian sistematika kurikulum dengan ketentuan KMA Kanwil DIY. Target prestasi juga diharapkan tidak hanya di tingkat kapanewon, tetapi mencapai prestasi tertinggi hingga tingkat provinsi.
“Di Era keterbukaan yang luar biasa ini, maka perlu meningkatkan strategi dan inovasi untuk menjadikan program unggulan sebagai pendukung kemajuan madrasah.” ucapnya.
Pihak LP Maarif NU Bantul menekankan penguatan nilai amaliyah dan karakter NU dalam pembiasaan harian siswa. Sementara Komite Madrasah menyoroti pentingnya branding madrasah di tengah dinamika jumlah pendaftar. Komite juga mengusulkan program mondok 1 bulan bagi siswa kelas 6 sebelum pelaksanaan TKA/KAD sebagai upaya memaksimalkan hasil.
Dari unsur akademisi hadir dua Dosen Prodi PGMI UIN Sunan Kalijaga. Dr. Endang Sulistyowati, M. Pd. yang menyarankan penguatan literasi dan numerasi melalui pembiasaan harian seperti pojok baca dan media pembelajaran yang menyenangkan untuk meningkatkan nilai TKA/TKAD.
Selanjutnya, Inggit Dyaning Wijayanti, M. Pd. memunculkan gagasan agar target program tahfidz dijadikan bagian dari visi madrasah. “Ketika memiliki target tinggi, maka harus memiliki strategi pencapaian target, membuat road maps yang jelas, serta mengukur target untuk lima tahun ke depan.” Saran Inggit.
Pengawas madrasah turut memberikan catatan teknis terkait penulisan dokumen, kelengkapan data siswa, dan tabel kegiatan kokurikuler.
Ratna Rizki, wali murid dari Hana Kelas 6A, menyampaikan dalam visi madrasah perlu ditambahkan sisi kasih sayang, sosial dan kepedulian. Adapun untuk meningkatkan prestasi, Ratna berharap madrasah menambah fasilias les bimbingan belajar dan fasilitas memadai semisal komputer, proyektor agar proses pembelajaran menyenangkan.
Secara umum, peserta uji publik menerima rancangan kurikulum dengan apresiasi. Tim Pengembang Kurikulum akan menindaklanjuti seluruh saran dan kritik yang masuk sebelum dokumen ditetapkan dan diterapkan pada Juli 2026. Melalui uji publik ini, MI Sananul Ula Daraman berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik dan tahfidz, tetapi juga berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan siap menjawab tantangan zaman. [Heni]








