Menag Lukman Hakim

Menag Lukman Ingatkan Tiga Tugas Media Center Haji

Posted on

Berita NU, BANGKITMEDIA.COM

JAKARTA-Sebagai bagian dari petugas haji Indonesia, Media Center Haji (MCH) memiliki peran yang tak dapat dipandang remeh. Menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, MCH memiliki paling tidak 3 (tiga) tugas utama. Pertama, MCH diharapkan selalu menjunjung prinsip pemberitaan cover both side. Kedua, sebagai petugas haji, MCH juga merupakan duta bangsa. Dan ketiga, jika terjadi krisis, maka fungsi MCH harus menjadi bagian untuk menyelesaikan krisis tersebut.

Menag Lukman menegaskan hal itu saat Pembekalan Petugas MCH 1439 H/2018 M, Senin (2/7), di gedung Kemenag Jalan Lapangan Banteng Jakarta.

Menurut Menag yang kali pertama bertugas haji saat usia 28 tahun itu, masyarakat memang memiliki hak untuk mengetahui (public right to know). “Publik juga harus paham tentang kelemahan-kelemahan pemerintah saat penyelenggaraan haji, berikut dengan solusi,” tandas Menag seraya meminta kepada petugas MCH untuk memberi kritik yang konstruktif. “Berilah kritik yang konstruktif atau menjelaskan solusinya sesuai dengan prinsip cover both side,” terangnya.

“MCH menjalankan dua fungsi yakni sebagai jurnalis media dan petugas haji yang merupakan bagian dari pemerintah,” imbuhnya seraya menambahkan agar petugas MCH pandai dan mampu menempatkan diri.

Baca Juga >  Ketua PCNU Gunungkidul: Bangga Mengabdi di NU, yang Lain Sampingan!

Di sisi lain, Menag mengingatkan jajaran MCH untuk wajib menjalankan kinerja jurnalistik sekaligus menunaikan prosesi haji. “Juga semestinya kedepankan sisi-sisi kemanusiaan,” sambung putra mantan Menag KH Saifuddin Zuhri (alm) itu. Misalnya saat menuju jamarot menemukan jemaah yang membutuhkan pertolongan medis harus ditolong. “Selalu utamakan kewajiban kemanusiaan,” ajaknya.

Sementara tugas MCH lainnya adalah sebagai duta bangsa. “Di sana kita mengenakan atribut Indonesia yang merupakan tanggung jawab dan amanah kita bersama,” tegas Menag.

Tugas ketiga menurut Menag, jika terjadi krisis, MCH harus menjadi bagian untuk turut menyelesaikannya. “Karena harus dipahami bahwa haji tidak hanya ritual ibadah, tapi juga menjadi festival keagamaan yang ditunggu perkembangannya tiap saat oleh keluarga di Tanah Air,” pungkas Menag.

Kegiatan pembekalan MCH yang diikuti 30 peserta berasal dari berbagai media cetak, elektronik, dan online ini akan berlangsung hingga Rabu (4/7) mendatang.(bap)