rektor uin

Membaca Pesan di Balik Pengangkatan Rektor Perempuan

Posted on

Saya mencermati bahwa penetapan Prof Dr Hj Amany Lubis sebagai Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Dr. Inayatillah sebagai Ketua STAIN Meulaboh Aceh 2019-2023 minimal memunyai 2 pesan.

Yakni penerimaan Islam atas kepemimpinan perempuan dan kesiapan perempuan memimpin. Meski sebenarnya, Pak Menteri Agama sudah mengangkat beberapa rektor perempuan seperti Rektor IAIN Manado, IAIN Ponorogo dan IAIN Metro. Namun, penetapan kali ini menjadi lebih menarik dianalisa. 

Tumbuhnya kelas menengah muslim sudah dirasakan oleh kaum perempuan, dan hari ini Pak Menteri Agama menikmati “panen”nya. Hal demikian makin menjadi lebih bermakna, karena Amany Lubis tumbuh dalam komunitas yang selama ini diklaim tradisional dan konservatif dan Dr. Inayatillah adalah putra asli daerah D.I. Aceh.

Momen ini yang tampaknya menjadi kejelian Pak Menteri Agama memilihnya untuk memimpin UIN Jakarta dan STAIN Meulaboh, dengan tanpa menafikan kualitas calon lainnya.

Untuk misi itu Pak Menteri Agama memilihnya, terlebih lagi UIN Jakarta dikenal sebagai “jendela Islam Indonesia” dan dipandang sebagai perguruan tinggi Islam yang terbaik. Sedangkan Aceh adalah daerah yang menegakan syariat Islam. Maka pesan-pesan di atas, jauh lebih cepat sampai ke “telinga” dunia.

Selamat buat UIN Jakarta dan STAIN Meulaboh yang telah memiliki rektor baru. Ayo kepalkan tangan, satukan tangan siap majukan PTKI kita.

Penulis: Anis Masykhur.