Bangkitmedia.com, KULONPROGO – Guna mematangkan persiapan pelaksanaan Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-16, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY melaksanakan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al Miftah Kauman Jatisrono Nanggulan Kulonprogo, Rabu (14/10/2026). Konferwil ke-16 PWNU DIY akan digelar pada 16 Januari 2027 mendatang.
Rombongan PWNU DIY dipimpin Rais Syuriyah KH Mas’ud Masduki, Ketua Tanfidziyah KH Ahmad Zuhdi Muhdlor, Katib Syuriah KH Edy Musthofa, Sekretaris Dr H Muhajir, Sekretaris SC Dr H Ahmad Bahiej serta Ketua OC HM Irfan Chalimy. Dalam kesempatan tersebut, KH Mas’ud Masduki meminta ijin kepada pengasuh Ponpes Al Miftah Nanggulan agar diperkenankan melaksanakan gelaran forum permusyawaratan tertinggi NU di wilayah DIY tersebut.
Pengasuh Ponpes Al Miftah Nanggulan KH R Ahmad Jironi dan KH Muhammad Wajidilminan mengaku gembira dipercaya menjadi tuan rumah. Pihaknya juga siap berkoordinasi untuk mensukseskan gelaran akbar tersebut.
Ketua PWNU DIY KH Ahmad Zuhdi Muhdlor menyebut, penunjukan tuan rumah Konferwil secara giliran sudah menjadi tradisi. Pihaknya berharap kegiatan tersebut mampu menghasilkan keputusan strategis demi kemaslahatan umat, khususnya warga nahdliyin di DIY.
Sekretaris PWNU DIY DR H Muhajir menyebut, persiapan Konferwil tidak hanya berfokus pada acara utama yang dijadwalkan berlangsung pada Januari 2027. Sejumlah agenda pendahuluan juga direncanakan mulai Oktober 2026 sebagai bagian konsolidasi organisasi dan pemantapan persiapan menuju forum permusyawaratan tersebut.
“Kepanitiaan Konferwil ke-16 telah dibentuk. Untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan, PWNU DIY berencana membangun sinergi dengan pihak pesantren melalui pembentukan kepanitiaan lokal,” kata Muhajir.
Sementara Ketua Organizing Committee (OC) Irfan Chattimy bersama pihak pesantren membahas berbagai kebutuhan teknis penyelenggaraan. Pembahasan meliputi kesiapan lokasi, pengaturan kegiatan, serta koordinasi teknis dan kebutuhan pendukung lainnya agar pelaksanaan Konferwil dapat berjalan tertib dan lancar.
“Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk menyelaraskan kebutuhan panitia dengan kesiapan lokasi serta dukungan pihak Pondok Pesantren Al Miftah. Hasil pertemuan selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama, baik terkait kebutuhan teknis maupun administrasi penyelenggaraan,” sebutnya.
Melalui persiapan yang terencana dan kolaborasi dengan pihak pesantren, PWNU DIY berharap Konferwil ke-16 dapat berlangsung dengan baik, menjadi ruang musyawarah yang produktif. Selain itu menghasilkan keputusan strategis bagi penguatan organisasi dan keberlanjutan khidmah Nahdlatul Ulama di DIY. (*)








