LP Ma’arif PCNU Bantul Rintis  Sekolah dan Madrasah Unggul

Ketua PCNU Bantul, Prof. Dr. H. Riyanta, S.H., M.Hum. menyerahkan SK kepada Samhaji (Kepala Sekolah SDIT BAIK Sewon) dan Ridwan, SE. (Kepala Madrasah MI Sananul Ula Piyungan).

Bangkitmedia.com, BANTUL – Ketua LP Ma’arif PCNU Bantul, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I melaunching dua lembaga pendidikan di bawah LP Ma’arif yang akan menjadi rintisan sekolah dan madrasah unggul. Keduanya adalah SDIT Bina Anak Islam Krapyak (SDIT BAIK) dan MI Sananul Ula Daraman, Piyungan.

Launching dilakukan bersamaan acara Halal Bihalal LP Ma’arif PCNU Bantul di Pendopo Manggala Parasamya II, Komplek Pemda II Bantul, Sabtu (03/04/2025). Ditandai penyerahan SK oleh Ketua PCNU Bantul, Prof. Dr. H. Riyanta, S.H., M.Hum. kepada Samhaji (Kepala Sekolah SDIT BAIK Sewon) dan Ridwan, SE. (Kepala Madrasah MI Sananul Ula Piyungan).

Sebelum penyerahan SK, H. Riyanta dalam sambutannya menyampaikan bahwa hal ini merupakan momentum untuk dapat merenungkan kembali perjuangan NU di bidang pendidikan.“Sebagai kelanjutan tradisi keilmuan yang sudah dibangun dan dicontohkan oleh para muasis dan leluhur NU yang menjadikan pendidikan sebagai jalan perubahan dan cara mewujudkan tatanan kehidupan yang baik,” ucapnya.

Riyanta menjelaskan,dengan adanya rintisan sekolah dan madrasah unggul ini disertai dengan harapan, label ‘rintisan’ tidak boleh lama-lama, dengan maksud agar sekolah dan madrasah rintisan tersebut dapat segera menjadi unggul, hingga dapat menjadi model yang dapat ditiru oleh sekolah dan madrasah yang lain.

“Akan diadakan pendampingan, monitoring, dan evaluasi secara berkala selama waktu berjalannya SK, sesuai dengan mandat dari PCNU Bantul yaitu sejak ditandatanganinya SK 2 Mei 2025 sampai 2 mei 2027,” jelasnya.

Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih mengapresiasi dengan sangat baik segala pencapaian yang telah diraih oleh LP Ma’arif PCNU Bantul. Beliau memberi arahan kepada seluruh civitas pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU Bantul agar selalu melakukan konsolidasi untuk memperjuangkan pendidikan bagi generasi bangsa, khususnya generasi Nahdliyin. Hal itu bertujuan agar dapat mencetak generasi penerus yang cerdas, kuat, sehat, dan berakhlakul karimah menuju negara Indonesia maju dan bermartabat.

Sedang Pengasuh Pondok Pesantren Al Imdad Bantul, KH. Dr. M. Habib Abdus Syakur saat menyampaikan hikmah Halal Bihalal menjelaskan, setelah Idul Fitri manusia mestinya kembali kepada fitrahnya. Tiga fitrah ini yaitu, pertama manusia diciptakan dalam bentuk yang paling sempurna, dibanding makhluk hidup yang lain.

Kedua, manusia diciptakan dengan tujuan untuk  beribadah kepada Allah SWT. Sedangkan fitrah yang ketiga adalah manusia yang dalam posisi yang mudah melakukan kesalahan.“Maka dari itu, orang harus minta maaf kalau ia berbuat salah dan mudah memaafkan kesalahan orang lain,” nasihat Kiai.

(Kontributor Nurhaeni, Guru MI Sananul Ula Daraman Piyungan Bantul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *