madin nu

Lima Standar Kompetensi bagi Siswa-Siswi Madin RMI-NU

Posted on

Robithoh Ma’ahid Islamiyah (RMI) atau Persatuan Pondok Pesantren merupakan lembaga yang berada di bawah naungan NU. Kepengurusan RMI mulai tingkat pusat sampai tingkat bawah. Kepengurusan RMI biasanya dipimpin para pengasuh pesantren, anggota RMI juga para pengasuh pondok pesantren. Tentu saja pesantren yang berafilisasi kepada NU.

RMI-NU Jawa Tengah mengadakan FGD (focus group discussion) di Bandungan pada Jum’at-Ahad, 19-21 Rajab 1439 H./ 6-8 April 2018. Salah satu hasil FGD itu adalah lima standar kompetensi siswa-Siswi Madin yang dimiliki RMI-NU. Kelima kompetensi itu adalah sebagai berikut:

  1. Memahami, mendalami, dan menghayati lahir-batin aqidah Aswaja An-Nahdliyyah (internalisasi aqidah): kompetensi ideologis
  2. Memahami, mendalami, dan mengamalkan akhlak dan karakter para ulama NU, seperti tawadlu’, santun, birrul walidain, ta’dhimul mu’allim, sabar, sakha’, i’timad alan nafsi, wira’i, dan ikhlas: kompetensi moral
  3. Mengamalkan secara istiqamah amaliyah Aswaja An-Nahdliyyah, seperti amaliyah harian (shalat lima waktu), mingguan (barzanji, tahlil), insindental (manaqib, istighatsah), maupun tahunan (pengajian hari besar Islam, haul para kiai, halal BI halal): kompetensi spiritual
  4. Memahami dan meneruskan perjuangan dan pergerakan ulama NU yg melibatkan struktur dan kultur NU (جمعية-جماعة نهضة العلماء): kompetensi sosial
  5. Mendalami ilmu agama (تفقه في الدين), baik bidang ilmu alat (nahwu-sharaf-balaghah) maupun pemikiran (fiqh-ushul fiqh-qawaid fiqh): kompetensi keilmuan
Baca Juga >  Dana R & D, Kualitas SDM dan Riset di Universitas

Catatan:
A. Untuk Madin Awaliyah: Penekanannya pada kompetensi moral dan spiritual (khususnya shalat lima waktu)
B. Untuk Madin Wustha: Penekanannya pada kompetensi ideologi dan moral
C. Untuk Madin Ulya: Penekanannya pada kompetensi ideologi, keilmuan, dan sosial shg mampu melahirkan perubahan berbasis ilmu ala Aswaja NU (meneruskan perjuangan dan dedikasi ulama NU).

Penulis: Jamal Ma’mur Asmani, Pengurus RMI-NU Jawa Tengah.