Lima Rekomendasi Syuriah untuk PBNU di Rapat Pleno 2019 Purwakarta

Kyai Said: Jabatan Menteri Kabinet Jokowi

1] Perlu pikiran prima menjaga keberlangsungan beasiswa Kader NU, untuk itu perlu ada lembaga khusus mengelola beasiswa

2] Singkatan AHWA berkonotasi negatif oleh pihak luar, perlu menggantinya dengan term ‘Ahli Halwa’

3] Menjelang Muktamar 34, PBNU harus segera menyaring Ahli Halwa dengan melibatkan Mustasyar dan membuat panduan untuk PCNU agar terkesan tidak politis

4] Pemilihan Ketum PBNU dilakukan melalui Ahli Halwa. Sebagaimana keputusan yang ada tentang mekanisme kepemimpinan NU.

5] Muktamar 34 NU diharapkan bisa mengangkat dan bahas isu nasional, seperti radikalisme di BUMN, konsep wathaniyah menurut NU, dan maraknya narkoba.

Purwakarta, 20 September 2019

KH. Miftachul Akhyar, Rois ‘Am PBNU

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *