LAKUT PW IPPNU DIY, Wahana Lahirkan Kader Unggul

Bangkitmedia.com, KULONPROGO – Sebanyak 16 peserta mengikuti kegiatan Latihan Kader Utama (LAKUT) yang digelar Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) DIY di Pondok Pesantren Nurul Ummah 2 Wates Kulonprogo, Jumat (9/5/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian awal pelatihan yang berlangsung selama empat hari, 9-12 Mei 2025.

Mereka berasal dari berbagai cabang IPPNU di wilayah DIY serta beberapa peserta dari luar daerah, yaitu dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hadir di acara pembukaan sejumlah tokoh penting, yakni Wakil Bupati Kulonprogo H Ambar Purwoko, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Rois Syuriah PWNU DIY, Pengasuh PP Nurul Ummah 2 dan Ketua PW IPPNU DIY.

Wakil Bupati Kulonprogo H Ambar Purwoko menyampaikan apresiasi kepada NU atas kontribusinya dalam bidang pendidikan. Ia menekankan bahwa membawa alat tulis sebagai simbol keseriusan dalam mengikuti kegiatan.

Ambar mengingatkan para peserta merupakan putri-putri pilihan yang harus disiplin dan berani. Karena Indonesia saat ini membutuhkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan zaman.

“Di era digitalisasi dan media sosial saat ini, kader diharapkan aktif mengikuti perkembangan zaman dan bangga menjadi bagian dari NU. Kader NU harus mampu menjadi pemimpin yang bisa ngayomi dan ngayemi serta menunjukkan karakter sebagai kader terbaik. Pemimpin yang besar lahir dari integritas, empati dan keteladanan,” ujarnya.

Kepala Kementerian Agama DIY Ahmad Bahiej dalam sambutannya menekankan pentingnya beramaliah dan berharokah (bergerak) di mana pun kader berada. Selain itu mengedepankan fikrah Nahdliyah dan semangat moderasi beragama (tawazun) sebagai prinsip dasar dalam pergerakan.

“Dengan kegiatan LAKUT ini, diharapkan lahir kader-kader IPPNU yang unggul, berintegritas, disiplin dan siap menjadi pemimpin masa depan yang berkontribusi positif bagi agama, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Ketua PW IPPNU DIY Rekanita Fildzah Lina Rohmatina menyampaikan setiap kader harus memiliki tiga bekal utama untuk mengemban amanah organisasi, yaitu kapasitas (dalam bidang keilmuan, agama, maupun bidang lain), keterampilan (dalam memanajemen organisasi serta menjadi inspirator) dan sikap (akhlakul karimah, tanggung jawab, unggah-ungguh yang baik. (*)

 

Penulis: Kelompok 3 LAKUT PW IPPNU DIY

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar