Lailatul Ijtima, Ada Penyerahan Tanah Wakaf kepada MWC NU Pundong

Lailatul Ijtima, Ada Penyerahan Tanah Wakaf kepada MWC NU Pundong

Bantul, Bangkitmedia.com – Bupati Kabupaten Bantul H. Abdul Halim Muslih menyerahkan dua sertifikat tanah wakaf dari wakif atas nama Sugeng dan Sunarta Madi Utama kepada MWC NU Pundong pada acara Lailatul Ijtima MWC NU Pundong di Masjid Al Furqon, Dusun Candi, Srihardono, Pundong, Bantul, Sabtu (malam Ahad Kliwon) (4/3).

Ada tradisi di kalangan jam’iyah NU yaitu pertemuan bersama pada suatu malam di suatu tempat yang telah ditentukan. Kegiatan ini biasa disebut “Lailatul Ijtima” yang lazim diselenggarakan setiap satu bulan (selapanan). Waktunya setelah sholat Isya, biasa dilakukan masjid atau di mushola.

“Lailatul Ijtima’ ini adalah malam pertemuan para ulama dan kiai, serta para jamaah dalam rangka menghidupkan sunnah Rasulullah SAW untuk saling bertukar ilmu dan menambah wawasan keagamaan,” ungkap H. Mustafied Amna di sela acara.

Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kapanewon Pundong tersebut menambahkan bahwa Lailatul Ijtima adalah upaya tholibul ilmi (mencari ilmu) dan sebagai majelis sholawatan, mengagungkan ungkapan cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu memiliki fungsi mempererat silaturahmi.

“Dalam Lailatul Ijtima itu ada tholibul ilmu, majelis sholawatan, dan majelis silaturahmi. Lailatul Ijtima adalah upaya merawat dan mempererat silaturahmi sekaligus diharapkan dapat bermanfaat untuk terus menjaga kerukunan dan keharmonisan antara ulama, umaro, dan umat jamaah di Kapanewon Pundong,” tuturnya.

Ratusan Jamaah Hadir dalam Lailatul Ijtima

Gelaran Lailatul Ijtima malam itu dihadiri ratusan jamaah. Pada mauidloh hasanah, pengajian agama disampaikan oleh KH. Edy Musoffa MSi, Wakil Katib Syuriah PWNU DIY.

Hadir pula dalam acara malam tersebut, antara lain Ketua Tanfidziyah PCNU Bantul Dr. H. Riyanto, Anggota DPRD Bantul Fraksi PKB Suradal, Panewu Pundong Drs. Bangun Rahina MM, Kepala KUA Pundong Aleq Rahmat Hidayat S.Ag, Kapolsek Pundong, Wakil Danramil Pundong, Lurah Srihardono Awaludin, Lurah Panjangrejo Mudiyana, serta para kiai kasepuhan NU Pundong.

*Markaban Anwar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *