KORDA IIQ An Nur Jogja dan Bimbel Nurus Siapkan Dai Dunia Maya

KORDA IIQ An Nur Jogja dan Bimbel Nurus Siapkan Dai Dunia MayaKORDA IIQ An Nur Jogja dan Bimbel Nurus Siapkan Dai Dunia Maya
KORDA IIQ An Nur Jogja dan Bimbel Nurus Siapkan Dai Dunia Maya

BeritaNU, Bantul_bangkitmedia.com KORDA IIQ An Nur Jogja dan Bimbel Nurus Siapkan Dai Dunia Maya

Korps Dakwah Mahasiswa Institut Ilmu Al-Qur’an (Korda IIQ An Nur) Yogyakarta dan Bimbel Nurus bersinergi gelar Pelatihan Da’i Dunia Maya jelang bulan suci Ramadhan 1442 H. Kegiatan itu, menghadirkan Penyuluh Agama Islam Non PNS KUA Kapanewon Sewon yang juga penggiat Literasi, Ust. Rustam Nawawi Pelaco, M.Pd dan Demisioner Ketum Korda IIQ An Nur, Maryono, S.Pd yang diikuti oleh mahasiswa dan santri, di Griya Bimbel Nurus Gg Kyai Jokerti No 20 Jokerten RT 06 Timbulharjo Sewon Bantul Yogyakarta. Sabtu, (27/03)

Di dalam sambutannya, Ketua Panitia Asep Naparil menyampaikan pelatihan itu tujuannya untuk menebar dakwah Islam Ahlussunah Wal Jama’ah An Nahdliyah dengan memanfaatkan teknologi. “Kita jangan sampai terlena oleh teknologi, tapi lebih baiknya itu kita bisa memanfaatkan teknologi supaya ada timbal balik terhadap teknologi tersebut”. Terangnya

Sementara Ust. Rustam dalam pemaparannya berbagi tentang strategi berdakwah menebarkan Islam ramah, Islam washatiyah atau moderasi beragama, membumikan petuah-petuah para kiai di era digital kepada generasi melenial melalui media sosial atau lewat tulisan di media online dan media cetak salah satunya berupa tulisan berita. Pada kegiatan itu pula, seluruh peserta dibimbing oleh pemateri untuk belajar menulis berita, Agar menjadi langkah awal bagi mereka untuk memulai dakwah melalui media.

Selanjutnya Maryono, S.Pd dalam pembahasannya menerangkan bahwa dakwah itu terbagi menjadi tiga bagian, yaitu dakwah dengan lisan seperti yang dilakukan oleh Rasulullah Saw yang selanjutnya dipraktekkan dengan tingkah laku, kemudian ada dakwah dengan tulisan seperti membuat buku-buku yang berisi ilmu pengetahuan seperti yang dilakukan oleh ulama dahulu yang berdakwah menggunakan tulisan dalam kitab kuning, selanjutnya ada dakwah dengan media, yaitu memaksimalkan penggunaan media untuk berdakwah seperti membuat poster, vidio pendek, bahkan membuat chanel YouTube untuk sarana dakwah.

“Kita tahu kalau strategi dakwah Walisongo dulu itu dengan budaya kearifan lokal masif secara manual, kalau kita saat ini strategi dakwahnya selain manual juga melalui budaya dakwah digital” Tegasnya

Demikian berita NU terkait KORDA IIQ An Nur Jogja dan Bimbel Nurus Siapkan Dai Dunia Maya, semoga manfaat.

Kunjungi juga channel youtube kami di sini

Kontributor : [email protected]

Editor : Santri Udin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *