dawuh gus sholah

Kisah Cinta Abadi Gus Sholah dan Ibu Nyai Farida

Posted on

Semua pasti banyak yang tahu kalau Ayah dan Ibuku berasal dari keluarga Kyai yang cukup terkenal di NU.
Makanya banyak yang menduga kalau keduanya pasti dijodohkan orang tua masing masing.

Tapi pasti nggak banyak yang tahu kalau Beliau berdua adalah mahasiswa dan mahasiswi aktivis terkenal di periode 60-an. Ayahku aktivis ITB, Ibuku aktivis UI.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Keduanya bertemu di kegiatan kemahasiswaan nasional, lalu jatuh cinta.

Uniknya, keduanya nggak tahu bahwa orang tua Beliau berdua adalah sahabat baik. Hingga akhirnya tahu saat Ibuku datang kerumah Ayahku dan berjumpa dengan Ibu dari Ayahku, Ibu Solihah Wahid Hasyim.

“Loh, ini kan rumah sahabat orang tuaku? Rumah Pak Wahid Hasyim.” Begitu kira-kira komentar Ibuku.

Hari ini, 8 Februari 2020, adalah 52 tahun pernikahan (alm) Gus Sholah dan Bu Nyai Farida Salahuddin Wahid.

52 tahun kemana mana berdua.

Macam truk gandeng, kalau kata adik adik Beliau.

Mamah selalu memberi contoh ke kami bagaimana Beliau meladeni Ayahku. Kapanpun dan dimanapun. Tanpa pernah aku mendengar keluhannya. Saat di RS pun, si Mamah nggak akan mau jauh dari Papah. Begitupula Ayahku. Nggak mau dilayani orang lain kalau masih ada si Mamah. Termasuk minta dibuatkan roti isi telur kesukaannya.

Baca Juga >  Benarkah Istri Dilaknat Kalau Menolak Permintaan Suami?

Buat keduanya, mereka adalah pasangan yang terbaik dan saling melengkapi. Baik dalam mendidik anak, pergaulan, membesarkan Pesantren Tebuireng, hingga saat Ibuku mesti membantu mencari tambahan keuangan di rumah saat usaha Ayahku sedang kurang baik.

Apa kuncinya? IKHLAS.

Ya, keikhlasan keduanya ini yang menjadi obor yang selalu menyala.

Mamah dan Papah.

Terima kasih telah menjadi panutan kita semua akan bagaimana pasangan ideal itu semestinya. Kita semua banyak belajar. Semoga Allah selalu memberikan kesehatan dan kekuatan bagi Mamah. Semoga Allah SWT memberi tempat paling baik bagi Papah disisiNya.

Semoga Allah memuliakan Mamah dan Papah.

Happy anniversary ❤️❤️

Penulis: Ipang Wahid, putra Gus Sholah.