Harlah IPNU

Khataman Qur’an Awali Rangkaian Kegiatan Harlah ke-64 IPNU di Jogja

Posted on

Berita NU, BANGKITMEDIA.COM

YOGYAKARTA-Dalam rangka memperingati hari lahir ke-64 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Pengurus Wilayah IPNU DIY menggelar berbagai acara, Sabtu-Ahad (23-24/2). Semua kegiatan perayaan harlah dipusatkan di Aula Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta di Jl. Lowanu 47, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Khataman Al-Qur’an atau Muqodaman menjadi kegiatan pembuka perayaan harlah ke-64 IPNU. Pada kegiatan ini, rencananya khataman Al-Qur’an akan dilakukan sebanyak dua kali khataman ditambah empat juz Al-Qur’an.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

“Dua kali khataman berarti 60 juz ditambah 4 juz lagi. Itu menggambarkan bahwa IPNU kini telah berumur 64 tahun,” tegas Ketua Pengurus Wilayah IPNU DIY Nova Andriyanto saat ditemui bangkitmedia.com di lokasi acara.

Baca JugaKH. Moh. Tolchah Mansoer, Intelektual-Kiai Pakar Hukum Tata Negara

Nova menjelaskan, muqodaman dipilih sebagai acara pembuka karena berharap dengan berkahnya Al-Qur’an, perayaan Harlah ke-64 IPNU di Yogyakarta bisa berjalan dengan lancar.

Baca Juga >  PW IPNU-IPPNU DIY Siap Membentuk Karakter Bangsa

“Ya supaya acaranya berjalan dengan lancar dari awal sampai akhir,” tegas Nova.

Ketika ditanya mengenai harapannya terkait IPNU di usianya yang ke-64, Nova berharap IPNU semakin maju dalam menyiapkan kader-kader NU di masa depan

“Semoga IPNU semakin maju dan khusus untuk di DIY, semoga para kader IPNU semakin kompak dalam menjalankan amanah organisasi,” tandas Nova.

Setelah Muqodaman selesai, acara akan dilanjutkan dengan sholawatan bersama pelajar NU se-DIY. Kemudian dilanjutkan ceremony harlah dengan ikon 64 tumpeng dan ingkung. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan diskusi pendidikan. Selain diskusi, para pelajar NU se-DIY akan melakukan ziarah ke maqom pendiri IPNU Prof. Dr. KH. Tholchah Mansoer di kompleks makam Dongkelan. Paginya, Ahad (25/2) acara ditutup dengan Rapat Pimpinan Wilayah IPNU DIY. (rk)