Bangkitmedia.com, SEMARANG – Menanggapi tercapainya islah antara Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Rais Syuriah PWNU DIY, PWNU Jawa Tengah dan PWNU Jawa Barat, membuat pernyataan sikap bersama.
Pernyataan ini disampaikan Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidullah Shodaqoh, Rais Syuriyah PWNU Daerah Istimewa Yogyakarta KH Mas’ud Masduki, serta Wakil Ketua PWNU Jawa Barat KH Ahmad Hasyim Asy’ari. Ketiganya membacakan pernyataan sikap secara bergantian didampingi sejumlah pengurus masing-masing wilayah.
Pernyataan sikap ini merupakan hasil rapat koordinasi bersama di Pondok Pesantren Al Itqon Bugen Semarang, Kamis 25 Desember 2025, pukul 13.00.Rapat dihadiri Rais Syuriah PWNU DIY KH Mas’ud Masduki, Katib Syuriah PWNU DIY, KH Mukhtas Salim, Sekretaris PWNU DIY, Dr H Muhajir, serta wakil Ketua PWNU Jawa Barat KH Ahmad Hasyim Asy’ari beserta rombongan. Rapat dipimpin Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidullah Shodaqoh selaku tuan rumah,
Pernyataan tersebut terdiri:
Satu, bersyukur dan mengapresiasi terwujudnya islah sebagai jalan untuk mengakhiri perbedaan internal dan mengembalikan pengelolaan jam’iyyah Nahdlatul Ulama agar berjalan sesuai konstitusi organisasi.
Dua, menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada para mustasyar PBNU atas bimbingan, arahan, dan kebijaksanaan dalam menjaga keutuhan dan marwah jam’iyah.
Tiga, menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Rais Aam PBNU Romo KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU Romo KH Yahya Cholil Staquf atas jiwa besarnya dan keteladanan dalam menerima bimbingan dan arahan dari Mustasyar PBNU sehingga terwujud islah demi kemaslahatan jam’iyah.
Empat, mendukung sepenuhnya rapat hasil konsultasi Syuriyah PBNU dengan Mustasyar PBNU yang telah menyepakati penyelenggaraan Muktamar NU Ke-35 oleh mandataris NU ke-34 Lampung 2021, yaitu KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU dan KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU dalam waktu secepatnya.
Lima, mengajak seluruh jajaran PWNU, PCNU, hingga PCINU untuk bersama-sama mengawal dan menyukseskan hasil keputusan rapat konsultasi Syuriyah PBNU dengan Mustasyar PBNU yang digelar di Lirboyo pada 25 Desember 2025. Ajakan itu ditegaskan sebagai bagian dari ikhtiar kolektif demi kejayaan jam’iyah dan jamaah Nahdlatul Ulama ke depan. (*)








