Kader Muda NU Tayu Santuni Kaum Dhuafa dan Anak Yatim di 21 Desa

Kader Muda NU Tayu Santuni Kaum Dhuafa dan Anak Yatim di 21 Desa

Posted on

TAYU, BANGKITMEDIA

Ikatan Alumni Madrasah Miftahul Huda (IKAMIFDA) Tayu, Pati mengadakan bakti sosial pada Ramadhan 1441 H ini. Bakti sosial tersebut mengambil judul IKAMIFDA Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan. Tebar kebaikan dilaksanakan oleh IKAMIFDA dengan membagikan takjil serta santunan kepada kaum dhuafa dan anak yatim piatu di 21 desa di Kecamatan Tayu. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (21/05) sore.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Melihat keadaan covid – 19 yang berdampak di perekonomian, kader muda NU Tayu mempunyai itikad baik untuk berbagi kepada sesama. Mereka lalu mengumpulkan anggota untuk membahas kegiatan ini. Setelah disepakati bersama, mereka kemudian open donasi dan melakukan pencarian data untuk kaum dhuafa dan anak yatim piatu.

 

Kegiatan ini dibuka di masjid Al-Ikhlas Dororejo kecamatan Tayu oleh K.H Ahmad Baidhowi selaku ketua takmir masjid tersebut. Kiai Baidhowi menyambut baik kegiatan yang diiniasi anak-anak muda NU Tayu.

“Kegiatan ini harus bisa diadakan rutin ketika bulan Ramadhan,” katanya menyemangati.

Pembukaan kegiatan tetap memperhatikan protokol pemerintah; cuci tangan dengan sabun, pakai masker, jaga jarak, dan tidak banyak mengumpulan massa. Bagi-bagi takjil pada umumnya di jalan atau di tempat ramai. Sementara pelaksanan pembagian takjil oleh IKAMIFDA kali ini dilakukan dengan pendekatan rumah ke rumah. Hal ini dilakukan untuk menaati protokol pemerintah yang tidak memperbolehkan menciptakan kerumunan.

Baca Juga >  Dr Abdul Ghofar: Tidak Ada Negara Sakinah Tanpa Keluarga Maslahah

Respon masyarakat terhadap kegiatan ini sangat baik. Bahkan di Desa Margomulyo Kecamatan Tayu, sang kepala desa membantu dan mengarahkan pantia ke lokasi penerima santunan.

“Panitia sangat mempunya jiwa sosial dan berakhlak mulia,” ujar Kepala Desa Margomulyo kepada panitia pelaksana.

IKAMIFDA sendiri merupakan alumni Madrasah Miftahul Huda Tayu. Madrasah tersebut berbasis NU, karena pendirinya yang bernama KH Sholeh Amin menjabat sebagai Musytasar PBNU pada zaman K.H Hasyim Asy’ari. Perjuangan beliau dilanjutkan oleh putranya yang bernama K.H Abdul Mujib Sholeh. (Syihab/Isma)