ansor kokam

Ini Kesaksian Gus Yaqut Terkait Kasus Apel & Kemah Ansor-Kokam di Prambanan

Posted on

Akhirnya saya harus bersaksi. Apapun Banser dan Kokam itu lahir dari rahim yang sama: Ibu Pertiwi. Acara yang digagas di Prambanan adalah inisiasi bersama antara Ansor dan Pemuda Muhammadiyah atas fasilitisi Kemenpora. Niat dan tujuan acara tersebut baik. Menyatukan dua organisasi besar, NU dan Muhammadiyah agar tidak terjadi perpecahan di antara sesama Muslim.

Acara yang dilaksanakan selama dua hari itu (Apel dan Kemah) secara umum berjalan sukses. Karena selain bersejarah, secara khusus ini menjadi momen kami untuk melakukan konsolidasi di internal masing-masing. Sungguh saya menyesalkan jika harus berujung seperti yang kita dengar dan ketahui belakangan ini. Saya berharap semua ada hikmahnya dan berakhir baik, terutama untuk Indonesia.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Baca Juga >  Yogya Berduka, Kiai Sepuh KH Masyhudi Marzuqi Giriloyo Wafat

*Kokam memang lebih rapi. Mereka pakai baret seragam berwarna merah. Sementara Banser, baret dan seragamnya berbeda-beda sesuai dengan kesatuannya masing-masing. Yang pakai pramuka, adik-adik dari Hizbul Wathan. Kepanduan pelajar Muhammadiyah.

Senin, 26 November 2018

(H Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum PP GP Ansor)