Humor: Kisah Legenda Sayuri dalam Sidang Skripsi IAIN Sunan Kalijaga
Sayuri nama legenda itu. IAIN (sekarang UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta tak bisa “melepaskan diri” dari tokoh humor yang bernama Sayuri. Namanya sangat terkenang. Siapa saja yang mengingatnya, maka akan bahagia dan tertawa. Mau dia pejabat kampus, dosen, mahasiswa, pegawai, dan semuanya, pasti akan tertawa bahagia mengenang sang sosok legenda yang bernama Sayuri.
Kisah ini mengenang sosok Sayuri saat akan menjelang sidang skripsi. Judul skripsinya saja dan proses pembuatan skripsinya mengundang banyak kenangan yang tak bisa dilupakan. Sidang skripsi biasanya sangat tegang, mahasiswa akan persiapan dengan penuh. Dosen yang menguji juga akan membaca dengan seksama naskah skripsinya. Dalam sidang, diskusi hangat pun terjadi.
Tapi beda dengan kisah sidang skripsinya Sayuri. Baik yang mau menguji dan yang hadir saat ujian skripsinya, pasti akan menunggu kejuatan apa yang akan terjadi dalam sidang skripsinya Sayuri. Sosok legenda yang begitu penuh humor, apakah ketika menghadapi sidang skripsi masih bisa tertawa?
Kisah saat sidang skripsi ini diceritakan oleh Gus Muwafiq kepada Edi Mulyono, CEO Diva Press yang keduanya dulu juga mahasiswa IAIN Sunan Kalijaga.
Saat ujian, Pak Zarkasyi, salah satu penguji, berkata:
“Ini ujian dalam rangka cuci gudang. Sayuri, kenapa anda kuliah kok lama sekali….?”
“Maklum, Pak, saya ini mau lulus cepat kok disuruh jadi takmir sama Pak Sa’ad. Mau kuliah, adzan. Mau bikin makalah, adzan. Bapak tanya sendiri sama Pak Saad yang jadi ketua takmirnya…..”
Pak Saad yang jadi penguji saat itu ngakak, juga Pak Zarkasyi, dan semua teman yang hadir….
“Coba ceritakan tentang skripsimu ini….” lanjut penguji.
…… hehehehe…
*Disarikan dari kisah Edi Mulyono, wakil ketua LTN PWNU DIY.
*Sayuri, legenda mahasiswa penuh humor dari IAIN (UIN) Sunan Kalijaga (red).
Demikian Artikel Tentang Humor: Kisah Legenda Sayuri dalam Sidang Skripsi IAIN Sunan Kalijaga. Semoga Memberi Manfaat Bagi KIta Semua, Baik DI Dunia Maupun Di Akhirat.








