gus dur gus mus

Humor: Ketika Gus Dur Senang Ditipu Seorang Tamu

Posted on

Gus Dur tak pernah menolak tamu yang datang kepadanya. Semua jenis tamu itu dilayani Gus Dur tanpa ada perbedaan sedikitpun. Semua diberikan penghormatan yang layak, walaupun Gus Dur sendiri sering tidak tahu siapa saja mereka yang berduyun-duyun sowan itu.

Kisah tamu-tamu Gus Dur punya ceritany uniknya sendiri. Salah satu kisah itu disampaikan KH Yahya Cholil Syaquf, Katib Aam PBNU. Dalam tulisannya berjudul “Kebangetan”, Gus Yahya mengisahkan Gus Dur sedang santai duduk bersama Gus Mus (KH Ahmad Mustofa Bisri). Kemudian ada tamu datang, siapa dia? Berikut kisah selengkapnya:

Gus Dur dan Gus Mus sedang mengobrol berdua ketika seseorang datang dengan wajah memelas. Orang itu mengadu dan berkeluh-kesah panjang-lebar kepada Gus Dur.

Gus Mus tidak perlu menggunakan kecerdasannya untuk menandai bahwa segala omongan orang itu bohong belaka.  Maka Gus Mus pun jadi kaget sendiri ketika ujung-ujungnya orang memelas itu minta uang.

Gus Dur tanpa ragu-ragu serta-merta memenuhinya dan memberikan uang dalam jumlah yang cukup banyak.

“Kok dikasih to, Gus?” Gus Mus menggugat setelah orang itu berlalu, “wong omongan dia jelas-jelas bohongnya gitu kok!”

“Justru karena bohong itu, perlu dikasih”, Gus Dur berkata ringan, “Dia nekad bohong itu ‘kan sangking butuhnya. Kalau tidak bohong berarti tidak terlalu butuh.”

Itulah sosok Gus Dur. Dalam kisah humornya ini, terselip kandungan makna penuh kebijaksanaan dalam menyikapi tamu yang datang kepada kita. Mau meniru Gus Dur?

Baca Juga >  Humor Santri: Allah dan Orang Madura

(Abu Umar/Bangkitmedia.com)