Humor Gus Dur: Surga Polisi Lebih Tinggi dari Kiai

Humor Gus Dur: Surga Polisi Lebih Tinggi dari Kiai

Posted on

Humor Gus Dur: Surga Polisi Lebih Tinggi dari Kiai.

Humor yang saya dapatkan langsung dari Mbah Wali Gus Dur ini sebenarnya sudah termasuk humor yang masyhur. Versi lainnya adalah sopir angkot ugal-ugalan versus Kyai.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Ketika ditunjuk sebagai moderator dalam sebuah diskusi Kebangsaan di Ponpes Al Musthofa Cepiring Kendal, humor ini kembali saya bawakan.

Waktu itu, dari pihak kepolisian dihadiri langsung oleh Bapak Hamka Mappaita selaku Kapolres Kendal.

Mbah Wali Gus Dur pernah guyon:

Ketika seorang Polisi dan Kyai masuk surga, maka didapatilah surga polisi kelasnya VVIP tipe mewah. Sedangkan surganya Kyai bertipe setara dengan RSSS.

Lalu proteslah Sang Kyai kepada Malaikat. “Wahai Malaikat, bagaimana bisa surga saya hanya begini sedangkan surganya Pak Polisi begitu mewah?”

Maka dijawablah oleh Malaikat:

“Surgamu sederhana karena ketika kau menunaikan tugasmu berdakwah maka umat tertidur. Sedangkan orang tidur pena malaikat diangkat. Tidak ada amalan yang tertulis.

Baca Juga >  Humor: Kisah Pendeta "Salib" Vs Ustadz "Allahu Akbar"

Sedangkan Pak Polisi ketika menunaikan tugasnya, maka membuat masyarakat mengingat Gusti Allah.

Lihat saja kalau lihat Pak Polisi di perempatan jalan. Yang tidak pakai helm, lupa bawa surat kendaraan, semuanya dzikir kepada Gusti Allah.

Astaghfirulloh… Innalillahi… La ilaha illallah… Masyaallah…

Maka wajar kan kalau surga Pak Polisi lebih tinggi?”

Hahahaha, semua hadirin pada waktu itu, ada Pak KH Ahmad Muqowwam (Ketua IKA-PMII dan Wakil Ketua DPD RI 2014-2019) dan tak ketinggalan Pak Kapolres tertawa terbahak-bahak.

Alhamdulillah Kendal kami belum darurat humor. Masih aman terkendali. Bagaimana dengan di daerahmu?

Kagem Mbah Wali Gus Dur… Alfatihah

Inilah Humor Gus Dur: Surga Polisi Lebih Tinggi dari Kiai.

Penulis: Shuniyya Ruhama, Kendal.