Gus Hilmy: Saatnya Santri Berperan Aktif dalam Kepenulisan

Gus Hilmy: Saatnya Santri Berperan Aktif dalam Kepenulisan

Posted on

BANGKITMEDIA.COM

Yogyakarta – Dalam rangka Dies Natalis ke VII, STAI Sunan Pandanaran Yogyakarta menyelenggarakan berbagai macam kegiatan. Salah satunya yaitu Workshop Menulis dengan tema “Merawat Tradisi, Mengukuhkan NKRI” bertempat di Gedung DPD RI DIY pada Senin (20/01/20) pagi.

Hadir sebagai Keynote Speaker yaitu Dr. KH. Hilmy Muhammad yang juga anggota DPD RI DIY, dan tiga pemateri yaitu Edi AH Iyubenu (CEO Penerbit DIVA Press), Muhammadun (Pimred Majalah BANGKIT & BANGKITMEDIA.COM), serta Iqbal Aji Daryono (Penulis Media Online).

“Apa yang diinisiasi oleh teman-teman STAISPA ini saya rasa luar biasa. Menulis saat ini merupakan suatu hal yang penting sekali apalagi di komunitas pesantren dan santri seperti sekarang ini,” tutur Gus Hilmy, sapaan akrab Dr. KH. Hilmy Muhammad.

Gus Hilmy menyampaikan bahwa di tengah isu radikalisme dan intoleransi yang sangat menjadi perhatian kita bersama, pelatihan ini bagus sekali untuk membendung hal tersebut tentunya dengan konten yang positif.

“Saya berharap bahwa nantinya kita bisa memperbanyak tulisan dan konten yang toleran dan rahmatan lil alamin tanpa memukul dan merusak yang lain, dikemas dengan sebaik-baiknya. Menulis dengan cara yang baik dan disampaikan dengan santun pula,” tambah Gus Hilmy yang juga Wakil Rais Syuriah PWNU DIY.

Dies Natalis ke VII STAI Sunan Pandanaran

Sementara itu, KH. Dr. Jazilus Sakhok selaku Wakil Ketua STAISPA menyampaikan bahwa acara ini merupakan rangkaian Dies Natalis ke VII STAI Sunan Pandanaran.

“Tema kita pada pagi hari ini yaitu tema “Merawat Tradisi, Mengukuhkan NKRI”. Kita ingin tradisi lokal ini menjadi basis kita untuk lebih maju namun tidak tercerabut dari akar kita,” tambah Gus Sakhok yang juga Wakil Katib Syuriah PWNU DIY.

Perubahan tanpa merusak tradisi inilah yang kita tekankan. Perubahan memang harus dilakukan tetapi jangan sampai melalaikan nilai lama yang menjadi landasan tradisi nilai kita.

Workshop Menulis ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di DIY bahkan juga ada yang berasal dari Jawa Tengah. (Icin/bangkitmedia.com)