gh sewon

Gus Hilmy : NU Menjadi Solusi Persatuan di NKRI

Posted on

Berita NU, BANGKITMEDIA.COM

Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu organisasi keagamaan di Indonesia yang selalu setia mempertahankan kemerdekaan, dan menghormati keanekaragaman yang dimilikinya. Dengan demikian, NU adalah solusi akan hal tersebut.

Demikian disampaikan Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A, dalam acara Pengajian Rutin Keluarga Besar Nahdlatul Ulama Desa Timbul Harjo Sewon Bantul, Sabtu (20/10/18). Menurut Gus Hilmy, posisi NU saat ini betul-betul dibutuhkan. Maka, dengan momentum hari santri, dapat menjadi ajang pembuktian diri bahwa NU memang mampu. NU tidak cukup hanya tahlilan dan sholawatan saja, namun bagaimana dapat menggerakkan bidang perekonomian, pertanian, perikanan ataupun kebudayaan yang ada di Indonesia.

Info Peluang Usaha Depot Air Minum Isi Ulang by INVIRO

“Pentingnya NU itu ada dua. Pertama, himayatud din yakni menjaga akidah dan syariah kita yang tetap senantiasa bertahan dengan baik, dan bagaimana anak-anak bisa mondok dan berakhlakul kharimah. Selanjutnya yang kedua himayatud daulah yang berarti menjaga negara kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia agar tetap berjalan baik, lestari dengan yang sudah dirumuskan oleh pendiri,” ucap Pengasuh Pondok Krapyak Yogyakarta tersebut.

Baca Juga >  Ini Rahasia Ranting Kebonsari Sidoarjo Meraih Terbaik dalam NU Jatim Award

Indonesia yang penuh akan budaya, lanjutnya, seharusnya dijaga dan jangan sampai diobrak-abrik. Maka yang harus dilakukan yakni menata dan mengatur bagaimana Islam bisa baik dan berdampingan dengan budaya-budaya yang berlaku di tengah-tengah masyarakat.

Gus Hilmy sangat menyayangkan sebagian kelompok yang mengusik kebudayaan yang sudah ada di tengah-tengah masyarakat. Padahal kebudayaan tersebut tidak bertentangan dengan Islam.

“Kita itu datang pasti sudah ada budaya, di dalam kaidah fiqih sendiri berkata bahwa attabiu taabiun (yang belakang wajib ikut). Jadi jangan malah mengobra-abrik. Ya bakal marah yang sudah lama nguri-nguri budaya tersebut,” tandas calon DPD Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2019-2024 itu. (Zaky/An)