Doa Memandang Langit dan Penjelasan Hikmahnya

Doa dan Hikmah Memandang Langit

Doa Memandang Langit dan Penjelasan Hikmahnya. Langit adalah salah satu ciptaan Allah. Memandang langit bukan sebatas melihat wujud langit dalam galaksi angkasa, melainkan memandang makna sejati dari ciptaan Allah yang mengantarkan manusia mengetahaui (ma’rifat) kepada Allah SWT.

Dalam hal inilah, maka memandang langit memiliki hikmah yang luar biasa. Imam Al-Ghazali secara khusus memberikan pejlelasan terkait doa tersebut dalam kitab “Al Hikmah Fi Makhluqotillah” halaman 17 (Penerbit Daru Ihya’il Ulum) tentang hikmah memandang langit ini.

Berikut penjelasan khusus Imam Al Ghazali terkait doa dan hikmah tersebut:

وقيل: في النظر إلى السماء عشر فوائد: تنقص الهم، وتقلل الوسواس، وتزيل وهم الخوف، وتذكر الله ، وتنشر في القلب التعظيم لله، وتزيل الفكر الرديئة، وتنفع لمرض السوداء، وتسلي المشتاق، وتؤنس المحبين، وهي قبلة دعاء الداعين.

Artinya:

“Dikatakan, bahwa memandang langit itu memiliki 10 faedah, yaitu:

1. Mengurangi kesedihan
2. Meminimalisir rasa was-was
3. Menghilangkan perasaan takut
4. Bisa membuat ingat kepada Allah
5. Dapat memancarkan pengagungan terhadap Allah dalam hati
6. Menghilangkan fikiran hina
7. Bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit melankolia (depresi berat)
8. Bisa menghibur orang yang sedang rindu
9. Menyenangkan orang-orang yang mencintai
10. Sebagai kiblat bagi orang-orang yang berdoa.”

Sementara itu, dalam kitab “Adzkar”, Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa saat melihat langit dianjurkan membaca doa berupa ayat berikut ini:

ربنا ما خلقت هذا باطلا سبحانك فقنا عذاب النار.

“Rabbanâ mâ khalaqta hâdzâ bâthilan subhânaka faqinâ ‘adzâban nâr“.

Artinya; “Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa Neraka”.

Demikian Doa Memandang Langit dan Penjelasan Hikmahnya, semoga bermanfaat buat kita semua juga seluruh kerabat dan keluarga kita. Semoga d=mudah dipelajari dan diamalkan danmenjadi tambahan catatan amal kebaikan kita semua di sisi Allah SWT. Amin.

Penulis: Kyai Muhammad Jeunieb, Aceh.

Artikel terkait baca di sini

Baca juga doa khusus agar hati tenang yang di ijazahkan para kiai kita. Baca di sini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *