Di Kampus UNU Jogja, Temu Kangen Ikamaru Jogja bersama Kiai Najib Suyuti

Posted on

Santri era sekarang ini mempunyai tanggungjawab besar. Di dalam rumah besar bernama Nahdlatul Ulama, santri harus berkiprah dalam membangun bangsa dan negara. Senang sekali sekarang ini sudah banyak santri yang belajar ke Eropa dan lainnya, selain tentu saja masih banyak yang fokus mengaji di berbagai pesantren. Termasuk santri Raudlatul Ulum Guyangan Pati, saat ini bukan saja Timur Tengah yang menjadi tujuannya, tetapi sudah ada yang terbang belajar ke Eropa.

Demikian ditegaskan KH M. Najib Suyuti, M. Ag., Pengasuh Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan Trangkil Pati dalam acara Silaturahim dan “Temu Kangen Ikamaru Jogja bersama Romo KH M Najib Suyuti dan Pelantikan Pengurus Ikamaru Jogja Periode 2018” di Aula Lantai 2 Kampus Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta (01/02). Ikamaru adalah Ikatan alumni Madrasah Raudlatul Ulum, Guyangan Pati, yang ada di Jogjakarta.

Kiai Najib juga menegaskan bahwa Pesantren Raudlatul Ulum saat menempati posisi terbanyak kedua santri Indonesia yang belajar di Mesir. Minat santri belajar di Mesir sangat tinggi, sehingga Pesantren Raudlatul Ulum selalu mendapatkan dosen dari Mesir untuk mengajar.

“Santri Pesantren Raudlatul Ulum banyak sekali yang belajar di berbagai kampus negeri di Indonesia. Ada di UGM, ITS, UNDIP, dan lainnya. Sudah tak terhitung jumlahnya. Demikian juga di Mesir. Saat ini sudah ada yang belajar di Eropa. Kita akan selalu dorong para santri terus mengejar pengetahuan di berbagai penjuru dunia. Tapi, ruh santri harus tetap kuat, yakni berpegang teguh pada ahlussunnah wal jama’ah, Aswaja, dan Nahdlatul Ulama. Sebagaimana acara sekarang ini, saya senang karena berada di Kampus NU,” tegas Kiai Najib.

Baca Juga >  Kabar Gembira! Telah Disusun Buku Fiqh Disabilitas

Kiai Najib meminta para alumni Pesantren Raudlatul Ulum untuk terus menjaga silaturrahim.  Kalau ada acara haul dan ulang tahun pesantren, dipersilahkan datang.  Setiap acara haul, itu otomatis undangan kepada semua alumni. Satu sama lain harus saling menguatkan, sehingga alumni Pesantren Raudlatul Ulum semakin kuat.

“Data semua alumni, baik yang kuliah, mondok, dan yang lainnya. Semua adalah keluarga besar Ikamaru. Tetap jalin silaturrahim. Jangan lupa doakan almamater kalian, Pesantren Raudlatul Ulum. Saya juga selalu mengharapkan saran dari para alumni untuk kemajuan Pesantren Raudlatul Ulum,” pungkas Kiai Najib.

Acara ini dihadiri  para alumni lintas angkatan, termasuk para senior yang sudah bermukim di Jogja. Acara ini juga dihadiri Rektor UNU Jogja, Prof Purwo Santoso. (danuji).