Bakti Sosial Alumni Susbalan Banser VII DIY di Goa Selarong

Bakti Sosial Alumni Susbalan Banser VII DIY di Goa Selarong

Posted on

Bakti Sosial Alumni Susbalan Banser VII DIY di Goa Slarong.

Alumni Susbalan (Kursus Banser Lanjutan) VII Satkorwil Banser DIY melakukan acara Bakti Sosial di Goa Selarong, Bantul, pada Ahad, (09/08/2020). Dimulai pukul 10.00 Wib, acara dibuka dengan apel bersama. Hadir dalam acara tersebut Muhammad Irfan Chalimi sebagai Ketua GP Ansor Bantul, beberapa pengurus Banser Bantul dan DIY, juga Pembina Banser Abdul Halim Muslih.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Selain acara penyerahan sertifikat Susbalan, alumni juga melakukan bakti sosial dengan melakukan penyemprotan disinfektan di obyek wisata Goa Selarong dan ziarah makam beberapa ulama yang ada di sekitar Goa Selarong.

Menurut Irfan Chalimi, Ketua GP Ansor Bantul, acara ini juga merupakan ajang konsolidasi dan merapatkan barisan para kader Banser. Diharapkan, dengan adanya acara ini bisa mempererat tali silaturahmi sesama Banser NU.

Sementara itu, Pembina Banser Abdul Halim Muslih dalam sambutannya berpesan agar Banser bisa membedakan kebenaran sejati dengan kebenaran yang berbalut kebaikan. Jangan sampai Banser tidak bisa mengenali yang mana kebaikan yang sesungguhnya. Banser juga harus satu komando. Tidak boleh anggota Banser mengambil keputusan sendiri-sendiri, agar tidak adanya perbedaan gerakan di tubuh Banser. Semua harus tegak-lurus sesuai perintah komandan.

Baca Juga >  Pelatihan Juru Bicara Pancasila di Yogyakarta Resmi Dibuka

“Anggota Banser wajib menggenggam erat ajaran Ahlis Sunnah Waljama’ah. Tetap setia menjaga NKRI dan Indonesia,” tegas Halim yang juga Wakil Bupati Bantul.

Abdul Halim juga berpesan agar jiwa perjuangan Pangeran Diponegoro diresapi dan diteladani Banser dalam perjuangannya menjaga Indonesia. Selalu ikhlas dan mengedepankan perjuangan untuk masyarakat.

Sementara Nur Wachid, seorang tokoh Banser mewakili panitia mengatakan bahwa Banser harus selalu punya rasa empati terhadap persoalan di masyarakat. Salah satu wujud dalam membangkitkan empati adalah dengan diadakannya acara Bakti sosial.

“Banser harus selalu membersamai masyarakat dalam kegiatan sosial. Karena itulah salah satu tugas Banser. Membantu masyarakat.” tegas Nur Wachid.

Acara Bhakti sosial ditutup dengan acara ziarah ke makam Syech Abdul Jabar, yang merupakan guru dari Pangeran Diponegoro. Lalu acara ditutup dengan doa bersama dan penyerahan Sertifikat ke Alumni Susbalan. (red/Bangkitmedia.com)

*Berikut ini foto-foto Bakti Sosial Alumni Susbalan Banser VII DIY di Goa Selarong.