Niat Sholat Tarawih dan Tata Cara Mengerjakannya

Tata Cara Sholat Tarawih Serta Penjelasan Niat dan Doanya

Posted on

Tata Cara Sholat Tarawih Serta Penjelasan Niat dan Doanya. Berikut kami uraikan tata cara shalat tarawih sendiri ataupun berjamaah di rumah untuk mempermudah kaum muslimin dalam melaksanakan ibadah shalat tarawih di rumah.

Niat Sholat Tarawih

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Berikut lafadz niat Sholat Tarawih dan artinya :

اُصَلّى سٌنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatta tarawiih rak’ataini lillahi ta’ala

Artinya :
Saya niat sholat Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’alaa.

Tata Cara Sholat Tarawih

Dinamakan sholat Tarawih karena setiap selesai dua salam (empat rakaat) dianjurkan istirahat sejenak. Dalam kitab Al-Muwatha’, Imam Malik menuturkan mengenai jumlah rakaat Sholat Tarawih.

Yakni pada masa Umar, Sholat Tarawih dilakukan sejumlah 23 rakaat. Yaitu 20 rakaat sholat tarawih dan 3 rakaat sholat witir. Sholat Tarawih dilaksanakan 20 rakaat dengan 10 kali salam, dalam bilangan 2 rakaat.

Sholat Tarawih 20 Rokaat (10 salam)

1. Rokaat 1-2 Surah At-Takaatsur dan Al Ikhlash
2. Rokaat 3-4 Surah Al-‘Ashr dan Al Ikhlash
3. Rokaat 5-6 Surah Al-Humazah dan Al Ikhlash
4. Rokaat 7-8 Surah Al-Fiil dan Al Ikhlash
5. Rokaat 9-10 Surah Al-Quraisy dan Al Ikhlash
6. Rokaat 11-12 Surah Al-Maa’uun dan Al Ikhlash
7. Rokaat 13-14 Srah Al Kautsar dan Al Ikhlash
8. Rokaat 15-16 Surah Alkafiruun dan Al Ikhlash
9. Rokaat 17-18 Surah An Nashr dan Al Ikhlash
10. Rokaat 19-20 Surah Al- Lahab dan Al Ikhlash

Doa Setelah Sholat Tarawih

Setelah selesai sholat Tarawih, inilah doa yang dibaca oleh Imam (jika berjamaah) :

أَللَّهُمَّ اجْعَلْ بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ وَلِلْفَرَئِضِ مُؤَدّيِنَ وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِيْنَ وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ وَلِمَاعِنْدَكَ طَالِبِيْنَ وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ وَبِالْهُدَى مُتَّسِكِيْنَ وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْنَ وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ وَفِى الْآ خِرَةِ رَاغِبِيْنَ وَبِالْقَضَاءِ رَاضِيْنِ وَلِلنَّعْمَاءِ الشَّاكِرِيْنَ وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرِيْنَ وَتَحْتَ لِوَاءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَاِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ وَ فِى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ وَعَلَى سَرِيْرِ الْكَرَمَةِ قَاعِدِيْنَ وَمِنْ حُوْرِعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِسِيْنَ وَاِلَى طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفَّيْنِ شَارِبِيْنَ بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مَنْ مَعِيْنٍ مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مَنِ النَّبِيِيْنَ وَالصِّدِّقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَ الصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيْقًا ذَلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا اَللَّهُمَّ اجْعَلْ فِى هَذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ اْلَأْشقِيَاِء الْمَرْدُوْدِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُلِلهِ رب العالمين

Artinya :

“Wahai Allah, jadikanlah kami orang-orang yang imannya sempurna, dapat menunaikan segala fardhu, memelihara shalat, menegeluarkan zakat, mencari kebaikan di sisi-Mu, senantiasa memegang teguh petunjuk-petunjukMu, terhindar dari segala penyelewengan-penyelewengan, zuhud akan harta benda, mencintai amal untuk bekal di akhirat, tabah menerima ketetapanMu, mensyukuri segala nikmatMu, tabah dalam menghadapi cobaan,dan semoga nanti pada hari kiamat kami dalam satu barisan dibawah panji-panji Nabi Muhammad SAW, dan sampai pada telaga yang sejuk, masuk dalam surge, selamat dari api neraka, dan duduk di atas permadani yang indah bersama para bidadari, berpakaian sutra, menikmati makanan surge, meminum susu dan madu yang murni dengan gelas, ceret dan sloki (yang diambil ) dari air yang mengalir bersama orang-orang yang yang telah Engkau beri nikmat atas mereka dari golongan para Nabi, orang-orang jujur, para shuhada dan orang-orang yang shalih. Merekalah teman yang terbaik. Demikianlah karunia Allah s.w.t, dan cukuplah Allah yang mengetahui. Wahai Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan penuh berkah ini menjadi orang yang berbahagia dan diterima (amal ibadahnya). Dan janganlah Engkau jadikan kami sebagaian dari orang-orang yang sengsara dan ditolak (amal ibadahnya). Semoga Allah senantiasa melimpahkan kesejahteraan dan keselamatan kepada NAbi besar Muhammad s.a.w, beserta keluarga dan segenap sahabatnya. Segala puji milik Allah, Tuhan seru sekalian alam”.

Baca Juga >  Niat Puasa Ramadan, Romadlona atau Romadloni

Shalat Witir 3 Roka’at (2 salam):

Rokaat I Surat Al a’la
Rokaat II Surat Al Kafiruun
Rokaat lll Surah Al-Ikhlash s/d Annas

Niat Shalat Witir

1. Niat Salat Witir Sendiri Dua Rakaat

أصلى سنة من الوتر ركعتين لله تعالى

Ushallii sunnatam minal witri rak’ataini lillaahhi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat shalat sunnah witir 2 rakaat karena Allah ta’ala.”

2. Niat Salat Witir Sendiri Satu Rakaat

أصلى سنة من الوتر ركعة لله تعالى

Ushallii sunnatam minal witri rak’atal lillaahhi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat shalat sunnat witir satu rakaat karena Allah ta’ala.”

Doa Sesudah witir Ramadhan:

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينْ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدْ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينْ اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمْ تُحِبُّ الْعَفْوَ فاَعْفُ عَنّاَ اَللَّهُمَّ إِنّاَ نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنّاَرْ اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنّاَ صِياَمَناَ وَقِياَمَناَ وَرُكُوْعَناَ وَسُجُوْدَناَ وَتَضَرُّعَناَ وَتَخَشُّعَناَ وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَناَ بِرَحْمَتِكَ ياَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِينْ اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنّاَ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيمْ وَ تُبْ عَلَيْناَ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمْ سُبْحاَنَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمّاَ يَصِفُونْ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَب ِّالْعَالَمِينْ

Semoga amal ibadah Ramadhan kita diterima Allah SWT.
Amiin. Sumber: Islami.co

Artikel terkait baca di sini