Berita NU, BANGKITMEDIA.COM
Rapat Pleno PWNU DIY difokuskan sebagai tindak lanjut dari amanah Konferwil dan Musykerwil. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi capaian program, khususnya program-program yang telah berjalan selama satu tahun kepengurusan. Di tahun pertama kepengurusan mestinya bisa dimaksimalkan untuk konsolidasi internal. Baru pada tahun kedua dan seterusnya dimaksimalkan untuk implementasi program. Demikian disampaikan oleh Ketua Tanfidziyah PWNU DIY, Prof. Dr. H. Nizar Ali dalam Pembukaan Pleno PWNU DIY di Pesantren Al-Qur’an Wates (Pesawat), Minggu (25/2).
“Setahun ini ada dinamika yang luar biasa. Ada pengurus yang sangat progresif, ada juga yang masih jalan di tempat. Maka pada pleno ini kita jadikan wahana untuk singkronisasi dan maksimalisasi program. Apalagi saat ini menjelang tahun politik, maka penting bagi kita untuk meresponnya dengan cara-cara yang sehat. Seperti maraknya isu soal penyerangan ulama. Menurut analisa, isu ini ada desain. Maka disinilah kita harus pandai bersikap,” tutur Prof. Nizar.
Dalam kesempatan tersebut, Guru Besar UIN Sunan Kalijaga ini juga mengharapkan agar setelah pleno program-program seperti pendidikan, kesehatan, dan lainnya, bisa terealisasi dengan baik dan mendatangkan inovasi-inovasi baru. Termasuk di dalamnya mengawal kontestasi politik agar tetap berjalan kondusif.
Baca juga : NU Ibarat Pesawat, Saatnya Lepas Landas
“Dalam konteks DPD misalnya, pada periode akan datang sangat penting dan strategis. Apalagi Kalau MD3 jadi disahkan, maka posisinya luar biasa. Kami harapkan seluruh jajaran PWNU dari wilayah sampai ranting untuk mengawal proeses ini dengan baik. Tetapi tentu saja jangan menyalahi khittah berpolitik NU,” tambah Prof. Nizar.
Tidak lupa Prof. Nizar mengucapkan terimakasih kepada tuan rumah, yakni keluarga besar KH. Ahmad Su’adi Chasan, yang telah memberikan tempat bagi para peserta pleno. Atas segala kekurangan dari kepengurusan PWNU DIY, Prof. Nizar menghaturkan maaf setulus-tulusnya.
“Semoga pleno ini nantinya bisa mendatangkan kemaslahatan, baik bagi pengurus pada khususnya, dan warga masyarakat pada umumnya,” pungkasnya. Berita Islam terkini. (Anas)








