Berita Bohong JPPN
Berita di JPNN

Sebarkan Berita Bohong, Pesantren Al Munawwir Minta JPNN Meralatnya

Berita NU, BANGKITMEDIA.COM

YOGYAKARTA-Dunia maya digegerkan oleh sebuah berita yang tayang di portal JPNN Ahad (05/08/2018) pukul 15,27 WIB. Berita tersebut berjudul “Jika 2 Hari Ini Jokowi Tak Pilih Cak Imin, PBNU Angkat Kaki,”. Isinya mengatakan bahwa Kiai Najib Abdul Qodir Munawwir mengultimatum Jokowi agar memilih Cak Imin sebagai Cawapres. Jika tidak, maka Kiai NU akan membuat poros baru.

Baca Juga: Pengasuh Al-Munawwir Krapyak Ultimatum Jokowi Itu Berita Hoax!

Berita tersebut segera diklarifikasi oleh Keluarga Besar Pesantren Al Munawwir Krapyak melalui Kiai Abdul Hamid Abdul Qodir Munawwir yang merupakan adik Kiai Najib, Ahad (05/08/2018). Kiai Hamid mengatakan jika berita tersebut tidak benar adanya.

Hari ini, Senin (06/08/2018), Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta mengeluarkan surat tuntutan resmi yang ditujukan kepada media JPNN agar segera meralat berita bohong tersebut. Berikut ini point-point surat tersebut

  1. a) Tidaklah benar, kami menjabar Mustasyar atau Penasihat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), melainkan kami menjabat Rois Syuriah PBNU. b)Tidaklah benar, kami pernah mengeluarkan statemen: “Memberi deadline kepada Jokowi dalam dua hari. Kalau tidak jelas, maka kami bikin poros baru,”
  2. Meminta situs berita online JPPN.com untuk segera meralat kekeliruan berita yang dipublis dengan merilis berita susulan yang sebenarnya
  3. Bersamaan dikirimkannya tuntutan ralat ini, kami telah menindaklanjuti dengan menyampaikan klarifikasi kepada pihak-pihak lain yang berkepentingan dengan kekeliruan isi berita sebagaimana di atas.
Baca Juga >  Malam ini, Rais Aam PBNU Prof. KH Ma'ruf Amin Hadir di Jogja

Surat tersebut tertanggal 6 Agustus 2018 dan ditandatangani oleh Pengasuh PP. Al Munawwir KH. R. M. Najib Abdul Qodir. Sampai berita ini ditulis, berita di JPNN masih bisa diakses. (rk)

 

Tuntutan Pesantren Al Munawwir kepada JPPN