pesantren istiqomah serang

Santri Pesantren Istiqomah Kota Serang Raih Beasiswa Ke Sudan

Posted on

Berita menggembirakan kembali terdengar dari Pondok Pesantren Modern Daar El Istiqomah, sebuah lembaga pendidikan yang berada di pusat pemerintahan Provinsi Banten, tepatnya berlokasi di Kamp. Kesawon, Kelurahan Sukawana Kota Serang.

Pesantren asuhan KH.Sulaeman Ma’ruf ini telah menelorkan banyak santri kader penerus estafeta ulama, tercatat hampir tiap tahun selalu mengirim beberapa alumninya ke beberapa Universitas ternama di Timteng. Diantaranya santri ada yang melanjutkan study ke Al Azhar Cairo, Internasional University of Africa dan beberapa Universitas Islam kenamaan dunia lainnya.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Kamis, 28 Juni 2018 melalui kabar WA ketua IKADA (Ikatan Alumni Daar El Istiqomah) cabang Sudan, M.Sofwan Ridho menginformasikan kepada Ust. Kholid Ma’mun salah seorang ustadz pengajar di Istiqomah bahwa 5 orang santri dinyatakan lulus dan berhak mendapatkan beasiswa dari Internasional Universitas of Afrika Sudan.

Mereka yang dinyatakan lulus adalah M.Riyan Sayyidurrahman, Illa Khoirunnisa dan Thiana Silvy 3 santri ini lulus mendapatkan beasiswa melalui PCI NU cabang Sudan sedangkan 2 santri lainnya atas nama Miftahul Uyun dan Balqis Izzah lulus mendapatkan beasiswa melalui Kedubes Sudan di Jakarta.

Baca Juga >  Penutupan Kamandanu UNU Jogja, Dari Sore Hingga Sahur

Kelima santri tersebut diterima di 3 fakultas yaitu Dirasat Islamiyah, Syariah Wal Qanun dan Tarbiyah, luapan rasa syukur yang tak terkira dari mereka berlima setelah mendapatkan kabar tentang kelulusan study mereka ini.

Kelulusan santri ke beberapa Univeritas baik di dalam maupun luar negeri termasuk ke Sudan ini tentunya tidak lepas dari usaha kiai Sulaeman Ma’ruf dan dewan asatidz yang terus menggembleng para santri siang dan malam tanpa kenal lelah, semoga keberkahan selalu tercurahkan kepada kiai, asatidz, santri dan pesantren, semoga

Serang, 28 Juni 2018

(Penulis: Babah Muhammad Mutawalli Assya’rowi)